Agu 2026
17

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Jumlah Penumpang Pesawat Turun 20,5 Persen
nasional | Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
Editor : Wisli | Penulis : vivanews
ilustrasi

JAKARTA – Kepala Badan Pusat Statistik atau disingkat BPS, Suhariyanto, mengatakan, fenomena kenaikan tarif tiket pesawat terbang yang mulai terjadi sejak Januari 2019, tidak mencerminkan pola musimannya. Dampak inflasi yang dihasilkannya pun dinilai sudah tidak biasa.

Dia mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang biasanya terjadi pada saat Ramadan maupun Lebaran serta Natal dan liburan akhir tahun, biasanya memberikan sumbangan terhadap inflasi di kisaran dua hingga empat persen.

Namun, berdasarkan catatan inflasi terakhir yang telah direkam BPS pada Mei 2019, sumbangan inflasi dari angkutan udara telah mencapai sembilan persen lebih atau mencapai dua kali lipatnya dari pola musimannya.

Baca :

"Fenomena kenaikan harga tiket pesawat mulai Januari 2019 ini sudah tidak biasa," kata Suhariyanto di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin 17 Juni 2019.
 
Akibatnya, lanjut dia, fenomena tersebut berdampak langsung terhadap turunnya jumlah penumpang angkutan udara untuk penerbangan domestik. Pada Januari hingga April 2019, jumlah penumpang sebanyak 24 juta orang atau turun 20,50 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 30,2 juta orang. 

Begitu juga terhadap tingkat penghunian kamar hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada April 2019 yang hanya mencapai rata-rata 53,90 persen atau turun 3,53 poin dibandingkan pada April 2018 yang sebesar 57,43 persen.

"Jadi dampaknya agak signifikan. Tapi saya percaya pemerintah akan cari jalan terbaik untuk mengatasi itu," tutur dia.*

Terbaru
Artikel Popular
1
3
politik
hukum
Nasional
BMKG Ungkap Pemicu Gempa M7,7 yang Guncang...
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:31:06 WIB
Sumatera Dikepung 1.195 Titik...
Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:12:11 WIB