|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

SIAK – Memasuki hari keempat, pengerjaan renovasi Jembatan Sungai Penyengat di Kampung Buatan I, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, terus dikebut.
Pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, personel Polsek Koto Gasib bersama BKO Polda Riau dan masyarakat kembali melanjutkan pekerjaan renovasi jembatan tersebut.
Jembatan Sungai Penyengat dengan panjang sekitar 42 meter dan lebar 3 meter merupakan akses vital bagi masyarakat setempat.
Selain menjadi jalur utama aktivitas perekonomian warga, jembatan ini juga digunakan anak-anak sebagai akses menuju sekolah. Renovasi untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jembatan.
Kali ini, pengerjaan difokuskan pada pengelasan lantai jembatan, pengecatan pagar dan lantai, pembuatan pondasi untuk kedudukan tiang jembatan, pembersihan semak-semak di sekitar lokasi, serta penentuan titik pemasangan prasasti.
Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin langsung Kapolsek Koto Gasib Iptu Suhardiyanto. Kegiatan ini melibatkan tiga personel Polsek Koto Gasib, dua personel Satpolairud Polda Riau, lima personel BKO Brimob, tiga personel BKO Ditsamapta Polda Riau.
Juga Kepala Desa Buatan I beserta perangkat desa, mahasiswa Kukerta Universitas Duta Bangsa Riau (UNDRI), serta sekitar 10 orang masyarakat setempat.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Koto Gasib IPTU Suhardiyanto, mengatakan kegiatan gotong royong yang telah memasuki hari keempat ini mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat.
“Alhamdulillah, hingga hari keempat pekerjaan berjalan lancar. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi warga. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen kami untuk selalu hadir dan memberi manfaat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Renovasi Jembatan Sungai Penyengat diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kampung Buatan I dan sekitarnya.*