Agu 2026
24

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Mandatori Biodiesel Makin Kuat Jaga Harga TBS Petani Sawit
opini | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:46:35 WIB
Editor : Herlina | Penulis : Herlina

Dalam pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia sudah mulai wujudkanswasembada energi. Hal ini dikarenakan implementasi mandatoribiodiesel B50 yang membuat Indonesia diperkirakan tidak lagimengimpor solar dan mampu melakukan penghematan devisa sekitarRp 170 triliun atau USD 9.5 miliar.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa minyak sawit tidaklagi dipandang sebagai komoditas unggulan perkebunan, tetapi sudahmenjadi bagian penting dalam mendukung kedaulatan energi nasionaldan menjaga perekonomian Indonesia. 

Manfaat program mandatori B50 tidak hanya terbatas pada pengurangan impor solar dan penghematan devisa, seperti yang disampaikan dalam pidato tersebut. Dalam artikel terbaru publikasi PASPI (Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute), setidaknyaterdapat delapan manfaat (ekonomi, sosial, dan lingkungan) yang tercipta akibat implementasi program biodiesel di Indonesia selamasatu dekade terakhir. 

Baca :

Salah satu manfaat yang sangat penting dari implementasi program mandatori biodiesel yakni terciptanya pasar minyak sawit domestikyang besar dan bersifat captive market. Melalui kebijakanpencampuran biodiesel ke dalam solar, sebagian produksi minyaksawit nasional diserap untuk memenuhi kebutuhan energi dalamnegeri. Seiring dengan semakin intensifnya implementasi program mandatori biodiesel di Indonesia berdampak pada semakin besarvolume minyak sawit yang dibutuhkan sebagai bahan baku biodiesel.Bertambahnya kebutuhan domestik tersebut menyebabkan proporsipasokan minyak sawit untuk ekspor ke pasar dunia berkurang.

Sebagai produsen dan eksportir minyak sawit terbesar di dunia, besaran volume ekspor minyak sawit dari Indonesia berdampak pada keseimbangan pasokan dunia yang kemudian mempengaruhipergerakan harga minyak sawit dunia. Hal ini menunjukkan bahwaimplementasi kebijakan mandatori biodiesel yang makin intensifmenjadi salah satu faktor yang membuat pasar minyak sawit dunia mengalami excess demand dan mendorong harga minyak sawit dunia meningkat. Selanjutnya tren peningkatan harga minyak sawit dunia tersebut kemudian ditransmisikan pada harga minyak sawit domestikdan harga TBS petani sawit.

Data historis pergerakan harga minyak sawit mengkonfirmasi hal di atas. Selama satu dekade terakhir, rata-rata harga minyak sawit dunia(c.i.f Rotterdam) meningkat dua kali lipat yakni dari sekitar USD 615 per ton menjadi USD 1,234 per ton. Demikian juga dengan harga CPO domestik (KPBN) meningkat dari Rp 8,166 per kilogram menjadi Rp 14,229 per kilogram. Harga TBS di level petani juga mengalamipeningkatan dari Rp 1,531 per kilogram menjadi Rp 3,473 per kilogram pada periode yang sama.

Pergerakan harga di atas memang dipengaruhi banyak faktor sepertiharga minyak nabati lain, dinamika perdagangan global, dan faktoreksternal lain. Namun demikian, implementasi program mandatoribiodiesel di Indonesia yang makin intensif yakni dari B15 menjadiB40 menjadi salah satu game changer yang mendorong trenpeningkatan harga minyak sawit dan TBS petani.

Diluncurkannya program mandatori biodiesel B50 oleh PresidenPrabowo Subianto pada Juli lalu, menjadi harapan baru bagi petanisawit. Peningkatan campuran biodiesel ke dalam solar berartikebutuhan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel akan semakinbesar. Implikasi pada harga minyak sawit dunia akan terdorong naik. Dalam mekanisme pembentukan harga, menguatnya harga minyaksawit dunia kemudian akan ditransmisikan menjadi kenaikan hargaminyak sawit domestik dan harga TBS di level petani sawit. Oleh karena itu, implementasi B50 diharapkan mampu memberikan insentifekonomi yang lebih besar kepada petani melalui harga TBS yang lebihbaik.

Dengan pendapatan yang lebih tinggi, kesejahteraan petani sawit dan keluarganya dapat meningkat. Selain itu, meningkatnya pendapatanpetani juga menciptakan multiplier effect dan mendorong perputaranroda perekonomian di wilayah sentra sawit. Hal ini juga semakinmenunjukkan bahwa manfaat inklusif dari program mandatoribiodiesel dalam pembangunan pedesaan.

Di sisi lain, tantangan selanjutnya pasca implementasi program mandatori biodiesel B50 adalah memastikan ketersediaan pasokanminyak sawit untuk memenuhi kebutuhan energi tanpa mengganggupasokan untuk kebutuhan pangan, oleokimia, dan ekspor. Solusi untukmenjawab tantangan tersebut adalah peningkatan produktivitas kebunsawit.

Sebagai salah satu penerima manfaat dari program mandatoribiodiesel, peningkatan pendapatan yang diterima oleh petani dapatdialokasikan kembali menjadi berinvestasi dalam meningkatkanproduktivitas kebun. Misalnya melalui penerapan kultur teknis yang baik (Good Agricultural Practices/GAP), pemupukan 4T (tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, dan tepat cara), perawatan kebun yang lebihbaik, hingga melakukan peremajaan pada tanaman yang sudah tuabaik secara mandiri maupun mengikuti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Dengan demikian, manfaat ekonomi dari program mandatoribiodiesel yang dinikmati petani sawit dapat kembali menjadi modal untuk menjaga keberlanjutan pasokan minyak sawit nasional.

Author: Dr. Tungkot Sipayung

(Direktur Eksekutif PASPI)

Terbaru
potensa
Telkomsel Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang
Senin, 24 Agustus 2026 | 20:06:07 WIB
opini
Mandatori Biodiesel Makin Kuat Jaga Harga TBS Petani Sawit
Senin, 24 Agustus 2026 | 18:46:35 WIB
nasional
Hari Ini, 2.945 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatera
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:12:55 WIB
potensa
APHI-GAPKI Dorong Protokol Bersama untuk Percepat Pemadaman Karhutla
Senin, 24 Agustus 2026 | 08:49:37 WIB
sportainment
Barcelona Pesta Gol 5-0 ke Gawang Elche
Senin, 24 Agustus 2026 | 08:31:30 WIB
pekanbaru
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Siswa PAUD hingga SMP Belajar Daring
Senin, 24 Agustus 2026 | 07:29:32 WIB
Artikel Popular
politik
Yopi Arianto: Nasdem Riau Dukung Pembangunan Tol...
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:33:44 WIB
hukum
Nasional
Hari Ini, 2.945 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatera...
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:12:55 WIB
Terdapat 1.104 Titik Panas di Pulau Sumatera...
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:35:09 WIB