|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

RENGAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Salat Dhuha, zikir dan doa bersama di Halaman Kantor Bupati Inhu, Senin (31/8/2026) Pagi.
Semula direncanakan sebagai Salat Istisqa diubah setelah turun hujan di wilayah Inhu pada malam sebelumnya setelah sekian lama dilanda kemarau panjang.
Kegiatan dihadiri Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat, Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si, Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E, M.I.P, Katim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI Kolonel Chk Heri. K, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian, AP, M.Si, Kakan Kemenag Kabupaten Inhu Dr. H. Darwirson, M.A, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Rengat, Wakil Ketua Pengadilan Agama Rengat, perwira TNI dan Polri, para Staf Ahli dan Asisten Setda Kab. Inhu, para Kepala OPD serta seluruh ASN (PNS, PPPK, PPPK-Pw) di lingkungan Pemkab Inhu.
Kakan Kemenag Kabupaten Inhu Dr. H. Darwirson, M.A. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan merupakan wujud kesepakatan bersama unsur Forkopimda. Dimana rencana awal pelaksanaan Sholat Istisqo diubah menjadi Salat Dhuha dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas turunnya rahmat hujan yang telah dirasakan hampir seluruh wilayah Kabupaten Inhu pada malam sebelumnya.
"Kita berkumpul dengan niat tulus kepada Allah SWT. Tujuan kita berdoa dan beristighosah agar Kabupaten Indragiri Hulu senantiasa terhindar dari bencana dan segala mara bahaya, semoga negeri kita ini menjadi Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur," ujar Dr. H. Darwirson.
Selanjutnya, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si dalam arahannya menyampaikan kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang diperkirakan masih berlangsung hingga Desember tahun ini, sehingga seluruh elemen masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan bijak dalam bertindak.
"Kita semua harus meningkatkan kesadaran untuk menjaga lahan dan hutan, jangan lagi membuka lahan dengan cara dibakar. Dampak asap tidak hanya merugikan kita sendiri, melainkan juga terasa hingga kabupaten dan provinsi tetangga," tegas Bupati Ade.
Bupati juga melaporkan masih adanya titik api di wilayah Sungai Guntung Hilir Rengat yang diduga kuat bermula dari puntung rokok, sehingga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan dari bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Di akhir arahannya, Bupati menyampaikan ucapan mohon maaf lahir dan batin serta mendoakan seluruh jajaran senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. "Mari kita saling bersilaturahmi dan memaafkan satu sama lain agar hati lapang dalam melaksanakan ibadah dan doa bersama ini," tambahnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjemaah, diikuti Zikir dan doa yang dipimpin langsung oleh H. Arifin, S.Ag, M.H, dan ditutup dengan doa bersama. Selama kegiatan berlangsung, suasana tertib, aman dan penuh kekhusyukan hingga selesai.*