|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

JAKARTA – Skuter matik (Skutik) masih mendominasi penjualan sepeda motor di Tanah Air di tengah masih lesunya pasar otomotif roda dua.
Penjualan sepeda motor pada Bulan Juli mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Menurut data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI, Senin 23 Agustus 2021, distribusi kendaraan bermotor roda dua dari pabrik ke diler pada bulan ke-7 tahun ini, yaitu 376.640 unit.
Angka tersebut turun 12 persen apabila dibandingkan dengan Juni 2021, di mana penjualan whole sales tercatat sebanyak 428.556 unit dan sampai saat ini menjadi jumlah terbanyak ketiga setelah pencapaian di Maret dan April.
jika dijumlahkan, maka selama tujuh bulan pertama tahun ini sudah ada 2,8 jutaan unit motor yang didistribusikan dari pabrik ke diler-diler di seluruh Indonesia. Angka ini lebih baik dari periode yang sama tahun lalu, yang hanya bisa mencapai 2,1 jutaan unit.
Sama seperti domestik, pengiriman unit sepeda motor ke luar negeri pada Juli tahun ini juga mengalami penurunan dengan selisih tujuh persen. Jika di Juni angkanya 71.441 unit, maka pada bulan berikutnya hanya 66.105 unit.
Selama periode Januari hingga Juli tahun ini, sudah ada lebih dari 468 ribu unit kuda besi buatan Indonesia yang dikapalkan ke luar negeri. Jumlah tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, di mana selama tujuh bulan pertama hanya ada 321 ribuan unit motor yang dikirim ke negara lain.
Jika dilihat dari jenisnya, maka skuter matik masih mendominasi penjualan sepeda motor di Tanah Air dengan pangsa pasar sekitar 87 persen. Kemudian diikuti oleh motor bebek atau underbone sebanyak 6,78 persen, dan motor sport 6,27 persen.
Sebagai informasi, ada lima merek yang resmi menjadi anggota AISI, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS.*