Jul 2026
02

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
.Pemblokiran Medsos Rugikan Jual-Beli Online Rp 681 Miliar
nasional | Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
Editor : wisly | Penulis : republika
ilustrasi

JAKARTA -Pemblokiran media sosial yang dilakukan Kementerian Kominfo dalam insiden kerusuhan 21-22 Mei berdampak pada perdagangan online. Kerugian selama tiga hari pemblokiran dapat mencapai sekitar Rp 681 miliar.

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, sebanyak 66 persen transaksi jual beli online terjadi di platform media sosial seperti Instagram, Facebook dan Whatsapp. Hanya 16 persen transaksi lewat marketplace, berdasarkan riset Ideas 2017.

"Nilai transaksi e- commerce berdasar riset Indef di 2019 diperkirakan 8,7 miliar dolar AS atau Rp 126 triliun. Dibagi 365 hari rata rata Rp 345 miliar per hari," jelas Bhima.

Baca :

Dengan nilai tersebut, potensi kerugian jual beli online dengan memblokir fitur medsos per hari adalah 66 persen dari 345 miliar yaitu Rp 227 miliar. "Kalau tiga hari blokir, kerugian pedagang Rp 681 miliar," katanya.

Kerugian ini cukup signifikan, apalagi saat Ramadhan dan menjelang lebaran merupakan momen dimana penjualan online justru sedang meningkat, dan mendorong konsumsi masyarakat. Sektor yang paling mengalami rugi adalah penjualan fashion, khususnya busana Muslim berkaitan dengan momentum jelang Lebaran.

"Jadi banyak ruginya. Apalagi puncak belanja olshop pas Ramadhan. Kalau sampai telat kirim barangnya bisa sampai setelah Lebaran," kata Bhima.

Sebelumnya pada Kamis (23/5), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meminta maaf atas terhambatnya transaksi jual beli online di media sosial akibat pembatasan akses media sosial.

"Saya mohon maaf, sementara tidak bisa gunakan fitur gambar, terutama jualan online yang memanfaatkan gambar di media sosial terkena dampaknya, saya turut prihatin," ujar Rudiantara di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (23/5).

Rudiantara menegaskan bahwa pembatasan secara masif ini perlu dilakukan, karena Kominfo kesulitan untuk melakukan pemblokiran perorangan. Namun ia memastikan akan segera melakukan pemulihan jika situasi sudah kondusif menurut aparat keamanan.*

 

Terbaru
sportainment
Sengit, Belgia Pulangkan Senegal Dari Piala Dunia
Kamis, 2 Juli 2026 | 07:36:02 WIB
meranti
Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:14:34 WIB
rohil
Festival Bakar Tongkang 2026, Dua Tiang Kapal Jatuh ke Laut
Rabu, 1 Juli 2026 | 20:02:10 WIB
hukum
KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka Suap
Rabu, 1 Juli 2026 | 18:30:09 WIB
pekanbaru
Jalur Domisili Dominasi Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru
Rabu, 1 Juli 2026 | 13:00:00 WIB
华 闻
Andrie Djaja Kembali Pimpin FOBI...
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:36:14 WIB
HUT Dewa Kwan Te Kong di Kwan Te Karya Agung...
Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:52:06 WIB
Artikel Popular
4
5
politik
hukum
KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka...
Rabu, 1 Juli 2026 | 18:30:09 WIB
Nasional
PT Inti Indosawit Subur Perkuat Program CSR di...
Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:07:59 WIB