Jan 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Jelang Bakar Tongkang, Kelenteng Ing Hok King Ramai Didatangi Warga
huawen | Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
Editor : wisly | Penulis : afrizal
Kelenteng Ing Hok King

BAGANSIAPIAPI - Ritual Bakar Tongkang di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tampak ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai daerah di tanah air dan luar negeri.

Selain wisatawan lokal, ternyata Ritual Bakar Tongkang yang merupakan salah satu event nasional itu juga ramai dikunjungi para wisatawan asing dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapore dan negara Prancis serta Amerika Serikat.

Wisatawan yang mayoritas dari suku Tionghoa tersebut terpantau ramai untuk memulai ritual sembahyang Bakar Tongkang dengan cara membakar dupa dan kertas sembahyang di Klenteng tertua, yakni Kelenteng Ing Hok King yang terletak di tengah Kota Bagansiapiapi, Selasa (18/6).

Baca :

Kelenteng Ing Hok King yang berdiri kokoh di tengah Kota Bagansiapiapi itu mulai dipenuhi asap dari dupa dan kertas sembahyang warna kuning yang dibakar para tamu untuk melakukan ibadah menurut kepercayaan yang mereka anut hingga turun temurun. Kelenteng Ing Hok King Bagansiapiapi ternyata dibangun sejak 1875 oleh suku Ang.

Sumiati (26), warga Jalan Perniagaan, pedagang yang membuka lapak disekitar Kelenteng Ing Hok King mengaku, para pengunjung yang datang biasanya berbelanja untuk membeli keperluan sembahyang, seperti kertas, dupa dan keperluannya sembahyang lainnya.

Sumiati mengatakan, dirinya baru empat tahun berdagang perlengkapan sembahyang diseputar Kelenteng Ing Hok King. Menurutnya, sembahyang Bakar Tongkang kali ini tampak lebih sepi dari tahun sebelumnya, sembari mengatakan, pengunjung yang datang kebanyakan dari Jakarta, Malaysia dan Singapura.

"Kayaknya tahun ini lebih sepi la ya. Tahun kemarin lebih ramai dari tahun ini. Ada yang dari Malaysia, Singapore, dan Jakarta. Lebih banyak dari Jakarta, Medan Sumatera Utara. Kebanyakan membeli kelengkapan sembahyang seperti, dupa, kertas, minyak, lilin dan alat kelengkapan sembahyang lainnya," ucap Sumiati.

Ritual sembahyang Bakar Tongkang menurut mereka merupakan salah satu ibadah kepada Tuhan, seraya berdoa buat keluarga agar senantiasa diberikan kesehatan. "Kemudian meminta berkat kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya usaha mereka dilancarkan. Itu yang terutama," pungkas Sumiati.*

Terbaru
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih, Saudara-saudaraku
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB
pekanbaru
Sepanjang 2025, PMK Serang 304 Hewan Ternak di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 14:04:12 WIB
sportainment
Tersingkir Dari Piala FA, MU Hampir Dipastikan Tanpa Gelar Musim Ini
Senin, 12 Januari 2026 | 10:27:17 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Sebagian Wilayah Riau Hujan Ringan
Senin, 12 Januari 2026 | 09:23:43 WIB
dunia
Trump Tegaskan AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:29:35 WIB
kampar
Elevasi Waduk Naik 1,97 Meter, Ini Penjelasan Manager PLTA Koto Panjang
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:09:49 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih,...
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB