|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau melaksanakan nonton bareng (Nobar) bersama Komando Resor Militer (Korem) 031/Wira Bima, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Nobar berlangsung di Pekanbaru Xchange XXI, Rabu (6/8/2025).
Ikut dalam Nobar Komandan Korem (Danrem), Brigjen TNI Sugiyono, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau, Dr HM Ramli Walid, Pembina PSMTI Riau, Peng Suyoto, Plt Ketua PSMTI Riau, Lindawati beserta pengurus.
Danrem 031/WB, Brigjen TNI Sugiyono mengucapkan terima kasih kepada PSMTI Riau yang telah mengerahkan anggotanya untuk nonton film Believe yang sarat nilai patriotisme dan perjuangan. "Kami berharap masyarakat bisa melihat kisah heroik dari parjurit TNI. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film Believe, salah satunya rasa cinta tanah air," terangnya. Hingga saat ini, lanjutnya, minat masyarakat Pekanbaru untuk menonton Film Believe cukup bagus.
Sementara itu, Plt Ketua PSMTI Riau, Lindawati mengatakan, Nobar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dan HUT ke-68 Provinsi Riau. "Kami support 1000 tiket untuk film Believe. Hari ini, sekitar 300 tiket, sisanya Hari Kamis dan Jumat," tambahnya.
Ia berharap muda-mudi bisa merasakan dan mengisi kemerdekaan yang saat ini masih terjaga.
Believe merupakan film drama laga yang terinspirasi dari kisah nyata perjalanan hidup Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto. Bercerita tentang kehidupan Agus dari kecil yang seiring waktu membuatnya mengikuti jejak sang ayah sebagai tentara. Ayah Agus, Dedi, adalah veteran Operasi Seroja 1975.
Tidak adanya figur seorang ayah dalam masa kecil Agus meninggalkan luka, ditambah dengan kepergian sang ibu. Akibat hancurnya keluarga, Agus tumbuh menjadi remaja bermasalah dan suka terlibat konflik. Saat Dedi meninggal dunia, Agus berusaha memahami ayahnya dan mulai terinspirasi menjadi seorang prajurit.
Dari kisah-kisah heroik dan perjuangan militer, Ia mulai memahami bahwa pengabdian Dedi bukan sekadar tugas negara, melainkan cerminan cinta mendalam terhadap tanah air.
Believe-Takdir, Mimpi, Keberanian diisi oleh aktor berpengalaman, seperti Ajil Ditto, Adinda Thomas, Wafda Saifan, Maudy Koesnaedi dan Marthino Lio.*