|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

Pekanbaru – Panglima Kodam (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, memimpin Upacara Gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Tahun Anggaran (TA) 2026, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Jalan Mayor Ali Rasyid, Kelurahan Kota Tinggi, Kecamatan Pekanbaru Kota.
Upacara mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju” dan berlangsung khidmat, tertib, serta penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini dihadiri unsur perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, jajaran Polda Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Lanal Dumai, Kejaksaan Tinggi Riau, Kabinda Riau, para pejabat utama Kodam XIX/Tuanku Tambusai, serta para Komandan Distrik Militer (Dandim) jajaran Korem 031/Wira Bima.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Pangdam, ditegaskan bahwa Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta profesionalisme prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) TNI.
Pelaksanaan operasi diinstruksikan agar mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, dan persuasif, disertai penegakan hukum yang tegas dan terukur.
Pangdam juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas prajurit Polisi Militer dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Hal itu mencakup upaya pencegahan kejahatan siber serta penyalahgunaan media sosial yang dapat berdampak pada citra institusi.
Selain itu, modernisasi sarana dan prasarana teknologi informasi dinilai perlu dioptimalkan guna mendukung proses penanganan perkara secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Upacara tersebut diikuti unsur Polisi Militer TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, Propam Polda Riau, satuan jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai,, Kopasgat.
Brimob, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta unsur kendaraan dinas roda dua dan roda empat.*