Mei 2026
03

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Petinggi UEFA Mulai Pertimbangkan Sanksi Israel
sportainment | Kamis, 25 September 2025 | 15:49:54 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : detik.com

JAKARTA - Aksi boikot Israel dari sepakbola terus menggema. UEFA kabarnya mulai pertimbangkan untuk ambil langkah sanksi ke klub-klub sepakbola Israel. Banyak kericuhan!
Tagar #GameOverIsrael dan #RedCardIsrael terus menggema di sosial media. Aksi unjuk rasa di tiap kedubes Israel di berbagai dunia tak kalah masifnya.

Di dunia olahraga, sudah banyak negara yang memboikot keikutsertaan Israel. Jika bukan negaranya (dalam hal ini pemerintah), maka masyarakatnya yang turun tangan!

Di dunia sepakbola, hal serupa terjadi. Khususnya di kompetisi antarklub Eropa, karena Israel berada di bawah naungan asosiasi UEFA.

Baca :

Sky Sports melansir, bukan cuma sekali dua kali kericuhan terjadi jika klub-klub Israel bermain di kompetisi antarklub Eropa. Para suporter saling bentrok!

Teranyar di Liga Europa, Rabu (24/9) terjadi kericuhan suporter saat klub Yunani, Paok hadapi klub Israel, Maccabi Tel Aviv. Selama pertandingan suporter tuan rumah menyanyikan chant bela Palestina dan membentangkan spanduk besar 'Show Israel the red card'.

Selepas laga, kericuhan tidak terelakkan. Pihak kepolisian sampai mengamankan beberapa orang. Malah beberapa hari sebelum laga digelar, muncul demonstrasi di kota-kota Yunani yang menuntut UEFA dan FIFA mencoret Israel dari dunia sepakbola.

 Xanthaki menyoroti hal tersebut. Baginya, keamanan dan kenyamanan masyarakat akan terusik jika terus-terusan terjadi gesekan antara kelompok pro Palestina dan pro Israel di sepakbola.

"Kekhawatiran saya adalah keselamatan masyarakat, komunitas lokal, sampai toko-toko bahkan supir bus," jelasnya.

Kabar terbaru, para petinggi UEFA diketahui segera mempertimbangkan nasib tim-tim Israel. Bisa saja, tim-tim Israel kena sanksi seperti yang dialami Rusia akibat invasi ke Ukraina.

Tim-tim Rusia disanksi tidak boleh mengikuti ajang kompetisi di bawah payung UEFA. Khusus untuk Israel, kericuhan yang terus-terusan terjadi bisa mencoreng citra sepakbola di tanah Eropa.

Rapat komite eksekutif selanjutnya akan digelar pada 3 Desember. Patut dinanti, bagaimana keputusan UEFA nanti.

 

Terbaru
nasional
42 Jamaah Haji Khusus RI Tiba di Madinah
Minggu, 3 Mei 2026 | 14:58:47 WIB
pekanbaru
Peringatan May Day 2026, Pemprov Riau Tampung Aspirasi Pekerja
Minggu, 3 Mei 2026 | 13:37:13 WIB
huawen
Sambut Waisak, Umat Buddha Pekanbaru Karya Bhakti di TMP
Minggu, 3 Mei 2026 | 12:40:00 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Sebagian Wilayah Riau Berpotensi Hujan
Minggu, 3 Mei 2026 | 08:00:00 WIB
sportainment
Sengit, PSPS Pekanbaru Kalah Tipis Hadapi FC Bekasi
Sabtu, 2 Mei 2026 | 23:19:40 WIB
pekanbaru
Plt Gubri Minta Perusahaan Patuhi Regulasi Ketenagakerjaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:50:51 WIB
sportainment
Kalahkan Burnley 3-1, Leeds Jauhi Zona Degradasi
Sabtu, 2 Mei 2026 | 07:50:45 WIB
华 闻
Yayasan Panti Cahaya Kehidupan Bahagia Gelar...
Selasa, 28 April 2026 | 14:52:17 WIB
HPT Rohil Juara Turnamen Tenis Meja IKTS...
Minggu, 26 April 2026 | 18:00:00 WIB
Artikel Popular
1
2
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Nasional
42 Jamaah Haji Khusus RI Tiba di...
Minggu, 3 Mei 2026 | 14:58:47 WIB
Aswin E Siregar Kembali Nahkodai IKA FH USU...
Minggu, 19 April 2026 | 20:32:15 WIB