|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan dilaksanakan di Kantor Bulog Pekanbaru, Jumat (13/3/2026), dan terhubung melalui video konferensi dengan Wakapolri serta jajaran Bulog pusat. Di Riau, kegiatan dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi bersama sejumlah pejabat daerah dan perwakilan instansi terkait.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada Ramadan dan Idulfitri.
Dalam program tersebut, sejumlah komoditas pangan disalurkan kepada masyarakat dengan jumlah yang cukup besar. Rinciannya meliputi beras SPHP sebanyak 23,5 ton, minyak goreng Minyakita 6.040 liter, gila pasir 1.300 kilogram.
"Total distribusi tersebut diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 2.350 masyarakat penerima manfaat di wilayah Provinsi Riau," ujar Pandra didampingi Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Riau dan Kepri, Dani Satrio, dan Kadisperindag Pekanbaru, Iwan Simatupang.
Beras SPHT dengan berat 5 kilogram dijual dengan harga Rp59.000, minyak goreng MinyaKita satu liter Rp15.000, dan gula 1 kilogram Rp16.900.
Pandra menjelaskan, penyaluran dilakukan melalui Polda Riau serta Polres dan Polresta jajaran secara bertahap di berbagai daerah.
Sejumlah wilayah yang telah melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah antara lain Polresta Pekanbaru serta Polres Pelalawan, Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, Kampar, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.
"Polres Kuantan Singingi dan Polres Kepulauan Meranti masih dalam proses pengajuan distribusi ke Bulog. Hal tersebut disebabkan oleh kendala jarak dan kondisi geografis wilayah yang cukup jauh dari gudang Bulog," jelas Pandra.
Meski demikian, Polda Riau memastikan program ini akan terus diupayakan agar dapat menjangkau seluruh masyarakat di wilayah Provinsi Riau.
Selain itu, Polda Riau juga memaparkan capaian distribusi pangan selama periode Agustus hingga Desember 2025 melalui program Gerakan Pangan Murah.
Pada periode tersebut, distribusi pangan ditargetkan sebanyak 3.300 ton, namun realisasinya mencapai 5.214 ton atau sekitar 158 persen dari target.
"Capaian ini menunjukkan komitmen Polri dalam membantu masyarakat menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga," pungkas Pandra.*