|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – PT Riau Pangan Bertuah (RPB) mencatat capaian signifikan selama Ramadan 2026 dengan menggelar sebanyak 47 kali operasi pasar murah di berbagai titik di Provinsi Riau. Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga ketersediaan sekaligus menstabilkan harga bahan pokok (bapok) di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Direktur PT RPB, Ade Putra Daulay, mengatakan bahwa masifnya pelaksanaan operasi pasar merupakan bentuk konkret intervensi pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan suci hingga menjelang Idulfitri.
"Selama Ramadan ada 47 kali operasi pasar. Ini cukup membantu menekan harga bahan pokok," ujar Ade, Rabu (18/3/2026) di Pekanbaru.
Menurutnya, intensitas operasi pasar yang tinggi memberikan dampak langsung terhadap stabilitas harga dan distribusi barang. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat juga mampu meredam potensi spekulasi harga sejak dini.
"Dampaknya harga tetap stabil, ketersediaan sembako aman, dan masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman tanpa lonjakan harga signifikan," jelasnya.
Dalam setiap operasi pasar, RPB menyediakan berbagai komoditas utama dengan harga terjangkau. Di antaranya 2 ton beras medium, 2 ton beras premium, serta 400 kg gula pasir. Selain itu, tersedia 400 liter Minyak Kita, 400 liter minyak goreng premium, dan 120 kg tepung terigu.
Tak hanya itu, kebutuhan bumbu dapur dan protein juga dipenuhi, seperti masing-masing 100 kg bawang merah, bawang putih, dan cabai merah, serta 50 kg cabai rawit. Untuk protein hewani, disiapkan 40 kg daging ayam, 50 kg daging sapi, dan 100 papan telur ayam di setiap lokasi.
Melalui distribusi di 47 titik tersebut, masyarakat mendapatkan akses langsung terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan pasar ritel. Program ini pun menjadi bantalan ekonomi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Ke depan, RPB berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan guna menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di Provinsi Riau.*