|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Polda Riau melepas Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Rabu (15/4/2026). Sebanyak 120 personel dikerahkan untuk membangun 83 jembatan di pelosok Bumi Lancang Kuning.
Pelepasan dipimpin Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, di halaman Mapolda Riau. Pengiriman personel ini sebagai bentuk komitmen Polda Riau membantu mobilitas masyarakat.
Hengki mengatakan, Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol persatuan, konektivitas wilayah, dan kebanggaan masyarakat, khususnya di Provinsi Riau.
Oleh karena itu, setiap potensi ancaman terhadap proyek tersebut harus ditangani secara serius, profesional, dan terukur.
“Keberadaan jembatan ini akan membuka akses dan menghubungkan wilayah. Oleh sebab itu, setiap gangguan terhadap keamanannya harus kita tangani dengan sungguh-sungguh,” ujar Hengki.
Hengki menjelaskan, pembentukan satgas merupakan langkah konkret kepolisian dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, tugas pengamanan bukan hal ringan, namun dapat dilaksanakan dengan baik melalui dedikasi dan semangat pengabdian personel.
"Sebanyak 120 personel yang diterjunkan terdiri atas 70 personel Satuan Brimob, 30 personel dari jajaran Polda Riau, serta 20 personel dari unsur lainnya. Personel akan bertugas secara terpadu di lokasi pembangunan," jelas Hengki.
Pembangunan tahap II ini meliputi 84 jembatan. Proyek tersebut dibagi dalam dua gelombang, yakni 44 jembatan pada 15 April hingga 15 Mei 2026, serta 39 jembatan pada 16 Mei hingga 16 Juni 2026.
Hengki menegaskan, pola pengamanan harus adaptif terhadap setiap tahapan pekerjaan, termasuk mengantisipasi potensi kerawanan di lapangan. Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Utamakan keselamatan jiwa, jaga profesionalisme dan integritas, serta bangun komunikasi dan koordinasi yang solid. Selain itu, jaga kondisi fisik dan mental, serta hubungan harmonis dengan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap seluruh personel mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi tinggi, serta menunjukkan kesiapan kepolisian dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
“Saya percaya dengan tekad dan semangat kebersamaan, seluruh personel dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan kembali dalam keadaan selamat,” katanya.*