|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

ROKAN HILIR — Aksi massa di Desa Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (12/4/2026), memanas dan nyaris ricuh. Ratusan warga mendatangi sebuah rumah yang diduga terkait jaringan narkoba.
Situasi di lokasi sempat memanas. Massa berupaya masuk ke dalam rumah, memicu ketegangan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Tim Pengendalian Huru Hara (PHH) Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau bersama personel Polres Rokan Hilir kemudian dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi.
Kehadiran aparat yang dipimpin Kapolres Rokan Hilir dan Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas menjadi upaya untuk meredam eskalasi.
Dalam penanganan tersebut, personel Brimob mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Aparat melakukan komunikasi langsung dengan massa untuk menenangkan situasi dan mencegah tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
Upaya pengendalian berlangsung sekitar dua jam. Massa yang semula berkumpul dan menunjukkan ketegangan berangsur membubarkan diri, dan situasi kembali kondusif.
Secara terpisah, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menyampaikan bahwa penanganan tersebut merupakan hasil kesiapsiagaan personel dan koordinasi di lapangan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengedepankan langkah persuasif dalam setiap penanganan situasi. Personel juga diingatkan untuk tetap profesional dan tidak terpancing provokasi,” ujar Ketut, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, kehadiran Brimob tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa terlindungi serta dapat menyampaikan aspirasi secara tertib.*