|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

BATAM - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ini dilaksanakan di Anak Ceria Daycare, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Melalui program tersebut, PGN berupaya menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, dan edukatif bagi anak-anak sekaligus memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, mengatakan Program TAMASYA merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas generasi masa depan.
"Usia dini merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak. Karena itu, perhatian terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas pengasuhan menjadi investasi jangka panjang yang sangat berharga," ungkap Wendi.
Melalui Program TAMASYA, sambungnya, PGN ingin hadir tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kebutuhan anak dan keluarga.
"Program TAMASYA difokuskan pada empat layanan utama, yakni peningkatan kompetensi pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, penguatan peran orang tua dalam pengasuhan, serta penyediaan sistem rujukan guna mendukung kesehatan dan perkembangan anak," bebernya.
Sebanyak 30 anak usia dini di Anak Ceria Daycare menerima manfaat langsung dari program ini. Selain itu, 16 orang tua memperoleh layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara enam pengasuh mendapatkan pendampingan psikolog untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan layanan pengasuhan yang berkualitas.
Sebagai bagian dari program, PGN juga menyalurkan berbagai sarana edukatif dan alat tumbuh kembang anak yang dirancang untuk mendukung perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional. Para pengasuh turut mendapatkan pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan kualitas layanan daycare.
Tidak hanya berfokus pada anak, Program TAMASYA juga melibatkan orang tua melalui berbagai sesi konseling dan edukasi. "Langkah ini dilakukan agar ayah dan ibu memiliki pemahaman yang sama terkait pola pengasuhan yang tepat serta mampu mendukung perkembangan anak secara optimal di lingkungan keluarga," sebutnya.
Tidak itu saja, untuk memperluas dampak program, PGN juga menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Bank Sampah Mutiara Bersinar, dan Bank Sampah Allium.
Kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang memperkenalkan pentingnya menjaga lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini. Mereka diajak belajar memilah sampah, menjaga kebersihan, hingga mengolah sampah plastik menjadi kerajinan yang bermanfaat.
Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, anak-anak dikenalkan pada nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.
Kehadiran Program TAMASYA mendapat respons positif dari masyarakat.
Orang tua merasa terbantu dengan adanya layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara para pengasuh memperoleh tambahan wawasan dan keterampilan dalam mendampingi anak-anak.
Melalui program ini, PGN berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan komunitas diharapkan mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi anak-anak dan keluarga, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sosial yang lebih baik di masa depan. *