|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Perayaan atau Sannipata Waisak 2570 Buddhist Era (BE) tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh makna di Ballroom Hotel Furaya, Pekanbaru, Selasa (16/6/2026). Perayaan dihadiri ribuan umat Buddha serta dimeriahkan pementasan teater eksklusif Perjalanan Pangeran Sidharta.
Hadir Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kemenag RI, Drs Supriyadi M Pd, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Dr H Muliardi M Pd, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Riau, Wiryanto S Ag MM.
Kemudian Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Riau, Mariyana, Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Riau, Kurniadi dan tokoh Agama Buddha serta Ketua atau perwakilan Ormas Tionghoa di Pekanbaru.
Dalam kata sambutannya, Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI, Supriyadi mengajak umat Buddha untuk menerapkan makna Waisak dalam kehidupan sehari-hari. Waisak mengingatkan nilai-nilai luhur yang dibawa Sang Buddha, baik kasih sayang, kebijaksanaan dan perdamaian.
Selain itu, lanjutnya, umat Buddha harus bisa mengendalikan diri dan berbagi dengan sesama manusia dan alam.
Sementara itu, Kanwil Kemenag Riau, Muliardi memberikan apresiasi kepada umat Buddha Pekanbaru yang membuat perayaan begitu meriah, terutama pementasan teater eksklusif Perjalanan Pangeran Sidharta.
"Banyak pelajaran dan makna yang bisa ambil dan contoh dari pementasan teater tadi. Pertunjukan bukan sekadar hiburan, namun sarana untuk menyampaikan nilai-nilai luhur," tambahnya.
Sedangkan pesan Waisak disampaikan Y.M Bhikkhu Khemacaro Mahathera dari Sangha Agung Indonesia. Ia mengharapkan umat Buddha turut serta Menjaga perdamaian dunia, sesuai dengan tema Waisak tahun ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Waisak Bersama, Aniruddha Tan didampingi Sekretaris Yayasan Cetiya Tri Ratna Buddist Centre, Sidharta menyebutkan, lebih 2.300 umat Buddha hadir untuk mengikuti Sannipata Waisak 2570 BE. "Perayaan sebagai bentuk syukuran, karena berbagai rangkaian Waisak 2570 BE di Pekanbaru telah berjalan dengan sukses," ungkapnya.
Berbagai kegiatan telah dilaksanakan untuk memeriahkan Tri Suci Waisak 2570 BE. Dimulai dengan karya bhakti di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru tanggal 3 Mei, menuangkan eco enzyme ke anak Sungai Siak Jalan Haji Guru Sulaiman, Dharmayatra ke Candi Muara Takus, Pawai Waisak yang diikuti sekitar 3.000 peserta, pemberian bantuan untuk guru Agama Buddha dan kegiatan lainnya.*