Agu 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 2 Persen, Stok AS Melonjak
dunia | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30:39 WIB
Editor : mg1 | Penulis : Beritasatu.com
Ilustrasi

PEKANBARU — Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Pelemahan dipengaruhi kekhawatiran terhadap turunnya permintaan global serta meningkatnya persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Minyak Brent berjangka tercatat turun US$1,54 atau 1,7 persen menjadi US$87,44 per barel. Penurunan tersebut sekaligus mengikis sebagian kenaikan harga yang sebelumnya terjadi selama enam sesi perdagangan berturut-turut.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah US$1,61 atau 1,9 persen ke level US$81,66 per barel. Harga WTI sebelumnya telah mengalami penguatan selama lima sesi perdagangan beruntun.

Baca :

Analis UBS Giovanni Staunovo menilai peningkatan persediaan minyak mentah AS menjadi salah satu faktor yang memberikan tekanan terhadap harga. Meski demikian, ruang penurunan harga dinilai masih terbatas selama distribusi minyak melalui Selat Hormuz belum kembali normal.

"Penambahan besar stok minyak mentah di AS menjadi tekanan bagi harga, tetapi penurunan seharusnya terbatas selama aliran melalui Selat Hormuz masih tertekan," kata Staunovo, dikutip dari Reuters, Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan data Energy Information Administration (EIA), persediaan minyak mentah komersial AS mengalami kenaikan mingguan terbesar sejak Januari 2023. Peningkatan stok tersebut terjadi bersamaan dengan melemahnya ekspor minyak AS.

Stok minyak mentah AS bertambah 17,4 juta barel menjadi 424,4 juta barel pada pekan yang berakhir 7 Agustus 2026. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sejak 5 Juni 2026.

Lonjakan persediaan itu juga jauh melampaui perkiraan pasar. Para analis yang disurvei Reuters sebelumnya memprediksi stok minyak mentah AS justru akan berkurang sekitar 1,4 juta barel.

Selain peningkatan stok, prospek permintaan minyak global turut menjadi perhatian pelaku pasar. OPEC menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2026 menjadi 580.000 barel per hari (bph) dalam laporan pasar minyak bulanannya.

Proyeksi yang lebih pesimistis datang dari Badan Energi Internasional (IEA). Lembaga tersebut memperkirakan konsumsi minyak global akan turun 1,6 juta bph sepanjang tahun ini. Angka itu lebih besar dibandingkan perkiraan sebelumnya yang memprediksi kontraksi sebesar 1 juta bph.

IEA memperkirakan harga minyak yang tinggi serta gangguan pasokan yang berkaitan dengan konflik AS-Israel dan Iran akan memberikan tekanan terhadap konsumsi minyak dunia.

Di tengah tekanan tersebut, kondisi geopolitik di Timur Tengah dan kawasan Laut Hitam masih menjadi faktor yang menahan penurunan harga lebih dalam. Ketidakpastian semakin meningkat setelah muncul klaim berbeda antara AS dan Iran terkait penguasaan Selat Hormuz.

Kepala unit paramiliter Basij Iran yang baru ditunjuk menyatakan Selat Hormuz masih berada dalam kendali dan pengelolaan Iran. Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Amerika Serikat telah menguasai jalur perairan strategis tersebut.

Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz juga mengalami penurunan. Data perusahaan analisis pelayaran Kpler menunjukkan jumlah kapal yang melintas, di luar kapal kontainer, hanya mencapai lima kapal pada Rabu (12/8/2026). Angka tersebut menjadi yang terendah dalam tiga pekan terakhir.

Gangguan pasokan juga dilaporkan terjadi di sekitar Laut Hitam. Rusia melancarkan serangan terhadap kawasan pelabuhan Izmail di Odesa, Ukraina bagian selatan, pada Kamis dini hari.

Serangan pesawat nirawak turut menyebabkan kebakaran di kawasan industri Salavat, Republik Bashkortostan, Rusia. Kawasan tersebut diketahui menjadi lokasi salah satu kilang minyak besar milik Rusia.*

Terbaru
dunia
Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 2 Persen, Stok AS Melonjak
Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30:39 WIB
otomotif
Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional Hingga 2 Juta Unit
Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:42:03 WIB
dumai
Puluhan Siswa SD di Dumai Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00:00 WIB
inhu
Bupati Inhu Ikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera
Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:29:26 WIB
pekanbaru
Terdapat 534 Kasus DBD, Ini Imbauan Diskes Pekanbaru
Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:42:42 WIB
pekanbaru
Pemprov Riau Bangun Rigid Pavement 8,9 Km di Ruas Mahato-Simpang Manggala
Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:14:34 WIB
Artikel Popular
4
5
politik
hukum
Nasional
Sumatera Dikepung 1.195 Titik...
Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:12:11 WIB