Jul 2026
06

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Capaian Imunisasi Riau Meningkat, Masuk Peringkat Teratas Nasional
pekanbaru | Minggu, 5 Juli 2026 | 20:04:44 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - Capaian imunisasi di Provinsi Riau menunjukkan tren yang semakin positif. Berdasarkan data Dashboard Imunisasi Nasional per 26 Juni 2026, Riau berhasil menempati jajaran provinsi dengan capaian imunisasi terbaik di Indonesia pada sejumlah indikator penting.

Keberhasilan menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi, sekaligus hasil sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta layanan kesehatan yang terus diperkuat hingga ke tingkat desa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan capaian tidak terlepas dari konsistensi pelayanan imunisasi di puskesmas, posyandu, rumah sakit, hingga pelaksanaan layanan jemput bola di berbagai wilayah.

Baca :

"Kami mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan dan pemerintah kabupaten/kota yang terus aktif memberikan pelayanan imunisasi. Kedisiplinan dalam pencatatan dan pelaporan secara real-time setelah pelayanan juga menjadi salah satu kunci keberhasilan," ujar Zulkifli baru-baru ini.

Berdasarkan data nasional, capaian imunisasi Riau menempatkan pada posisi yang cukup membanggakan. Untuk kategori imunisasi T2 ibu hamil, Riau berada di peringkat ketiga nasional dengan 36.683 penerima atau 30,28 persen. Pada kategori Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), Riau menempati peringkat kedelapan nasional dengan 33.674 sasaran atau 29,59 persen.

Sementara untuk Imunisasi Baduta Lengkap (IBL), Riau berada di peringkat ke-12 nasional dengan 28.443 penerima atau 25,28 persen.

Di tingkat kabupaten/kota, sejumlah daerah menjadi penyumbang capaian tertinggi. Pada kategori Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), Kabupaten Rokan Hilir mencatat capaian tertinggi dengan 4.907 anak atau 40,08 persen, disusul Kabupaten Kampar sebanyak 6.508 anak atau 38,77 persen.

Selanjutnya Kota Dumai mencapai 32,20 persen, Kabupaten Rokan Hulu 31,19 persen, dan Kabupaten Indragiri Hulu 27,31 persen. Sementara daerah lainnya seperti Pekanbaru, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, dan Siak juga menunjukkan peningkatan cakupan imunisasi.

Untuk kategori Imunisasi Baduta Lengkap (IBL), Kabupaten Rokan Hulu menjadi yang tertinggi dengan capaian 40,31 persen, diikuti Kabupaten Kampar sebesar 39,33 persen. Posisi berikutnya ditempati Kota Pekanbaru, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Dumai, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi.

Zulkifli menjelaskan bahwa imunisasi dasar lengkap terdiri atas 14 jenis antigen yang berfungsi melindungi anak dari berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), seperti tuberkulosis, hepatitis B, polio, difteri, pertusis, tetanus, campak, rubela, pneumonia, hingga diare berat akibat rotavirus.

"Pemberian imunisasi dilakukan secara bertahap sejak bayi baru lahir hingga usia dua tahun. Bayi memperoleh vaksin hepatitis B dan polio saat lahir, dilanjutkan vaksin BCG pada usia satu bulan. Selanjutnya pada usia dua hingga empat bulan diberikan vaksin DPT-HB-Hib, polio, IPV, rotavirus, dan PCV sesuai jadwal," bebernya.

Sementara untuk Vaksin MR, sambungnya, diberikan saat anak berusia sembilan bulan, PCV booster pada usia 12 bulan, serta imunisasi lanjutan berupa DPT-HB-Hib booster dan MR booster saat anak berusia 18 hingga 24 bulan.

Menurut Zulkifli, cakupan imunisasi yang tinggi tidak hanya melindungi anak secara individu, tetapi juga membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) yang mampu mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular.

Karena itu, ia mengimbau para orang tua agar segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat apabila ada jadwal imunisasi yang terlewat.*

Terbaru
华 闻
HPT Rohil Rayakan HUT ke-22 dan Lantik...
Minggu, 5 Juli 2026 | 14:40:09 WIB
Enam Tatung Meriahkan HUT Dewa Oho Thua Jiong...
Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:52:46 WIB
Andrie Djaja Kembali Pimpin FOBI...
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:36:14 WIB
Artikel Popular
1
politik
hukum
Nasional