|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

Pekanbaru – Sebanyak 11 mahasiswa Program FISIP Berdampak untuk Negeri 2026 Universitas Riau melaksanakan edukasi pencegahan stunting di Posyandu RW 6, Kelurahan Tangkerang Selatan, Senin (6/7/2026). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman para orang tua mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui media edukasi yang inovatif.
Mahasiswa menghadirkan mading 3D interaktif yang berisi informasi mengenai stunting, mulai dari pengertian, penyebab, dampak, hingga langkah pencegahan dan pentingnya penerapan gizi seimbang. Sebagai pelengkap, mereka juga menyusun e-booklet digital yang dapat diakses melalui QR Code pada mading sehingga masyarakat dapat menyimpan dan mempelajari kembali materi edukasi kapan saja.
Penyuluhan diberikan kepada para ibu yang sedang menunggu giliran pelayanan imunisasi anak. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menjelaskan materi secara komunikatif sekaligus mengajak peserta berdiskusi mengenai pemenuhan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Peserta juga diarahkan untuk memindai QR Code agar dapat mengakses e-booklet melalui telepon genggam masing-masing.
Selain memberikan edukasi, mahasiswa turut membantu jalannya pelayanan Posyandu, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan bayi serta balita, pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan lingkar kepala, hingga membantu administrasi. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelayanan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat.
Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2, Zero Hunger, melalui peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, serta Tujuan 3, Good Health and Well-being, melalui edukasi kesehatan dan dukungan terhadap pelayanan ibu dan anak di Posyandu.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa FISIP Berdampak untuk Negeri 2026 berharap pemanfaatan mading 3D interaktif dan e-booklet digital dapat menjadi media edukasi yang efektif, mudah diakses, dan berkelanjutan sehingga kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting terus meningkat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Mutia Novela Sari, M.I.Kom., sebagai bagian dari program FISIP Berdampak untuk Negeri 2026 yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan pengabdian di bidang kesehatan. *