|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PELALAWAN - Kebutuhan tenaga kerja terampil di industri hulu migas tidak hanya terbuka bagi lulusan perguruan tinggi, tetapi juga lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki kompetensi sesuai standar perusahaan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, EMP Bentu Limited memberikan pembekalan Praktik Kerja Industri (PKL) kepada 47 siswa Kelas XII Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKS Manbaul Ma'arif, Kecamatan Langgam, Tahun Pelajaran 2026/2027, Kamis (9/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekitar wilayah operasinya.
Media Relation Officer EMP Bentu Limited, M. Hanshardi, mengatakan perkembangan digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan otomasi telah mengubah kebutuhan dunia kerja, termasuk di sektor hulu migas. Karena itu, lulusan SMK dituntut tidak hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan budaya kerja profesional.
Dalam pembekalan tersebut, Hanshardi menjelaskan berbagai peluang karier bagi lulusan Teknik Komputer dan Jaringan, mulai dari teknisi jaringan, administrator jaringan, IT Support, teknisi CCTV hingga digital entrepreneur.
Menurutnya, perusahaan saat ini membutuhkan tenaga kerja yang menguasai hard skill, seperti instalasi dan konfigurasi jaringan, troubleshooting komputer, dasar-dasar cybersecurity, serta pemanfaatan AI. Di sisi lain, soft skill seperti disiplin, integritas, komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, kemampuan memecahkan masalah, dan kemauan belajar menjadi faktor yang tidak kalah penting dalam proses rekrutmen.
Ia menambahkan, perusahaan juga mempertimbangkan pengalaman praktik, sertifikasi kompetensi, kemampuan bekerja secara kolaboratif, serta kepatuhan terhadap budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Oleh karena itu, masa PKL perlu dimanfaatkan untuk memperkaya pengalaman lapangan, membangun portofolio, dan memahami standar kerja yang diterapkan di dunia industri.
EMP CSR & Communication Division Manager, Iman Soerjasantosa, mengatakan EMP Bentu Limited berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Menurutnya, lulusan SMK memiliki peluang untuk berkarier di industri hulu migas, termasuk di EMP, sepanjang terdapat kebutuhan perusahaan dan memenuhi kualifikasi serta kompetensi yang dipersyaratkan.
Keberadaan SMKS Manbaul Ma'arif yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan juga menjadi potensi yang perlu dipersiapkan agar mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor hulu migas.
"Kami akan terus berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan dunia pendidikan, baik di tingkat SMA, SMK maupun perguruan tinggi. Harapannya, semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki kompetensi, daya saing, dan kesiapan untuk memanfaatkan peluang karier di industri hulu migas maupun sektor lainnya," ujar Iman.
Kepala SMKS Manbaul Ma'arif, Hendra Gunawan, S.Pd., Gr., mengapresiasi kontribusi EMP Bentu Limited dalam membekali siswa menjelang pelaksanaan PKL. Ia berharap para siswa dapat menyerap ilmu dan pengalaman yang disampaikan sehingga lebih siap mengikuti Praktik Kerja Industri di berbagai perusahaan maupun instansi pemerintah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada EMP Bentu Limited atas kesediaannya berbagi ilmu kepada para siswa. Kami berharap materi yang disampaikan menjadi bekal berharga saat mereka melaksanakan Praktik Kerja Industri di berbagai perusahaan maupun instansi pemerintah," ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai perkembangan industri energi, kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, dan strategi membangun karier sejak bangku sekolah.*