Sep 2026
03

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Sejarah SMAN 2 Pekanbaru Hidup dalam Reuni Alumni'77, Rajut Silaturahim Tetap Dalam Kebersamaan
etalase | Rabu, 2 September 2026 | 14:14:57 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rls

PEKANBARU — Kisah perjalanan panjang SMAN 2 Pekanbaru kembali dikenang dalam reuni alumni yang berlangsung di Hotel Pangeran, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Ahad (30/8).

Sekitar 30 alumni angkatan 1978 mengikuti pertemuan yang mengusung tema “Rajut Silaturahim Tetap dalam Kebersamaan.” Selain menjadi ajang mempererat hubungan, reuni tersebut juga menjadi ruang untuk membuka kembali lembaran sejarah dan kenangan masa sekolah.

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian peserta adalah ketika Drs. H. Hasan Masri, Kepala SMAN 2 Pekanbaru pada masanya, menceritakan perjalanan awal sekolah tersebut.

Baca :

Hasan Masri mengungkapkan, SMAN 2 Pekanbaru pada masa awal perkembangannya belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan belajar mengajar bahkan masih menumpang di salah satu sekolah swasta, Setia Dharma. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk membangun SMAN 2 Pekanbaru. Melalui perjuangan yang gigih dan proses yang panjang, akhirnya sekolah tersebut berhasil memiliki bangunan sendiri di jalan Nusa Indah no 4.

Kisah itu bukan sekadar cerita tentang sebuah bangunan sekolah. Bagi para alumni yang hadir, sejarah tersebut merupakan bagian dari perjalanan hidup mereka. Di tempat itulah mereka pernah belajar, bertemu sahabat, membangun cita-cita dan memulai perjalanan menuju kehidupan masing-masing.

Karena itu, ketika Hasan Masri kembali menceritakan sejarah sekolah, kenangan lama seakan kembali hadir. Nuansa nostalgia memang menjadi bagian kuat dalam reuni tersebut. 

Ketua Panitia Reuni, Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS,  memperkenalkan kembali satu per satu alumni yang hadir. Cara tersebut menjadi semacam perjalanan menyusuri kembali memori lama. Sebagian peserta sudah lama tidak berjumpa. Perubahan usia dan perjalanan hidup membuat pertemuan kembali terasa semakin berharga.

Hardinsyah juga menyampaikan pesan tentang pentingnya silaturahim. Menurutnya, silaturahim tidak membutuhkan sesuatu yang rumit. Pertemuan, percakapan dan senyuman antarsesama sudah dapat menjadi jalan untuk menghadirkan kebahagiaan.

“Silaturahmi itu menggerakkan mulut dan bibir kita untuk bicara dan  tersenyum,” pesannya.

Acara reuni  tersebut dibuka oleh Dra. Sri Yanti sebagai MC, kemudian dilanjutkan dengan Shalawat Jibril. Sedangkan doa dipimpin H. Nasrul Agus.  Dalam acara itu, ada pula penyerahan cenderamata kepada anggota yang berdomisili di luar kota, yaitu Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS, Ahmad Yantos Nahar dan Ir. Amnilis, M.Si, yang diserahkan oleh Dr. Hasnati, S.H, M.H. Pada kesempatan yang sama, seorang alumni dr. T. Afrizal juga menyerahkan saturation  kepada tiga orang guru yakni  Hasan Masri, Isnen Rais dan Miss Am.

Pesan dan kesan  disampaikan oleh dr. T. Afrizal, selaku penasehat Alumni
Beliau mengucapkan  terima kasih kepada seluruh panitia  sehingga acara dapat terselenggara dengan baik. dan pertemuan ini sangat  bermakna. Mudah-mudahan untuk ke depannya  kita dapat bersilaturahim kembali.

Kemeriahan reuni berlanjut melalui berbagai permainan yang dipandu Roswita dan Anizar. Peserta diajak mengikuti permainan tebak judul lagu, menyambung lirik lagu, mengetahui siapa yang paling sering berkomentar di grup, menjawab pertanyaan seputar Maulid Nabi, pria yang memiliki rambut paling mengkilau, menjawab pertanyaan siapa nama lengkap Ketua Osis'76,  hingga menguji hafalan Pancasila.

Pemenangnya adalah : 
Sasmita, Ahmad Yantos Nahar, Sri Yanti, Marnis, Irwan Rizal, Nilawati  dan Nurmawati.

Bagi para peserta, reuni itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertemuan. Ada sejarah sekolah yang kembali dikenang, ada sahabat lama yang kembali disapa, serta ada cerita masa lalu yang kembali menjadi bahan tertawaan dan kebahagiaan.

Dari sebuah sekolah yang dahulu masih menumpang di Setia Dharma hingga akhirnya memiliki bangunan sendiri, perjalanan SMAN 2 Pekanbaru ternyata bukan hanya sejarah institusi. Sekolah itu juga merupakan bagian dari sejarah kehidupan para alumninya. Melalui reuni tersebut, sejarah itu kembali hidup—bukan dalam buku, melainkan dalam ingatan, percakapan, tawa dan silaturahim yang terus dirajut dalam kebersamaan. *

Terbaru
inhu
Bupati dan Wabup Inhu Kunker ke Puskesmas Batang Peranap
Rabu, 2 September 2026 | 19:08:16 WIB
pekanbaru
Ekspor Riau Tembus US$12,40 Miliar
Rabu, 2 September 2026 | 19:01:11 WIB
potensa
PT AA Mitigasi dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat dengan Beternak Baung
Rabu, 2 September 2026 | 11:09:23 WIB
pekanbaru
Juli, 22.452 Wisman Kunjungi Riau
Rabu, 2 September 2026 | 09:16:39 WIB
pekanbaru
Organisasi Konsultan Pajak Ikuti Sosialisasi PMK Nomor 44 Tahun 2026
Rabu, 2 September 2026 | 00:01:35 WIB
华 闻
Meriahkan HUT RI, PSMTI Riau Gelar Donor...
Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:47:03 WIB
IKPI dan IKTS Kumpulkan Ratusan Kantong...
Senin, 24 Agustus 2026 | 00:08:57 WIB
Artikel Popular
1
5
politik
Projo Riau Bagikan 7.000 Masker di Jalan Sudirman...
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:27:11 WIB
Yopi Arianto: Nasdem Riau Dukung Pembangunan Tol...
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:33:44 WIB
hukum
Nasional
Hari Ini, 2.945 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatera...
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:12:55 WIB