Sep 2026
22

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
PT STL Sosialisasikan Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal
dumai | Selasa, 22 September 2026 | 17:53:42 WIB
Editor : bambang | Penulis : Bambang
PT STL Sosialisasikan Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal

DUMAI – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Samudera Terminal Logistics (STL) menggelar sosialisasi pemanduan dan penundaan kapal di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekaligus membangun sinergi antara perusahaan, pengguna jasa kepelabuhanan, perusahaan pelayaran, pemerintah, organisasi masyarakat, insan pers dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pelayanan kapal serta ekosistem logistik di Kota Dumai.

Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Dumai yang diwakili Asisten Administrasi Umum Handayani, Ketua LAMR Dumai, perwakilan KSOP Dumai, Pelindo Dumai, Ketua Kadin Dumai, Ketua PWI Dumai, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, serta tim penasihat hukum ARM Law Office.

Baca :

Direktur Utama PT Samudera Terminal Logistics, Syukrizal, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada STL untuk menjalankan kegiatan pemanduan dan penundaan kapal merupakan tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan secara profesional.

"Kepercayaan ini merupakan sebuah tanggung jawab yang besar yang memang harus kami jalani. Hari ini kita berkumpul dan berkeluarga di kawasan Dumai. Mari kita buktikan secara bersama-sama bahwa anak Dumai juga mampu,” ujar Syukrizal.

Menurutnya, kehadiran STL tidak semata-mata menjalankan kegiatan usaha, tetapi juga mendorong berbagai potensi yang dimiliki Dumai agar dapat dikembangkan melalui kolaborasi seluruh pihak.

Ia menilai sumber daya manusia dan kekuatan berbagai organisasi di Kota Dumai sudah sepatutnya diwujudkan dalam bentuk karya dan kontribusi nyata bagi daerah.

“Tidak saatnya lagi kita hanya beretorika. Mari kita tunjukkan bukti dengan aplikasi yang nyata. Kalau kita sudah memiliki kompetensi, apa yang bisa kita jual bagi negeri ini, mari kita aplikasikan secara bersama-sama,” tegasnya.

Syukrizal menjelaskan, kegiatan pemanduan dan penundaan kapal yang dijalankan STL hanya merupakan salah satu bagian dari mata rantai besar dalam sistem logistik dan industri maritim.

Karena itu, masih banyak sektor lain yang menurutnya dapat dikembangkan dan digarap bersama sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Dumai.

“Bisnis kita hanya pemanduan dan penundaan kapal. Masih banyak item atau jenis kegiatan lainnya yang harus kita garap bersama. Ini hanya bagian kecil dari rantai pasok logistik yang ada di dunia maritim,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan dan insan pers dalam membangun ekosistem usaha yang sehat serta mendukung pengembangan potensi daerah.

“Kita ingin membuktikan bahwa dengan dukungan organisasi yang ada di Kota Dumai, mari kita bersatu menunjukkan potensi. Mari kita tunjukkan bukti dengan aplikasi yang nyata,” ungkapnya.

Syukrizal menambahkan, keberadaan tenaga profesional asal Dumai di sektor pelayaran menjadi salah satu bukti bahwa sumber daya manusia daerah memiliki kemampuan untuk bersaing.

Ia berharap semakin banyak putra-putri Dumai yang memiliki kompetensi di bidang kepelabuhanan dan pelayaran dapat berkontribusi di daerah sendiri.

“Banyak anak-anak Dumai yang menuntut ilmu menjadi perwira dan ahli tata laksana di sekolah pelayaran. Saya yakin yang hadir hari ini mayoritas adalah anak-anak Dumai. Ini membuktikan bahwa kita mampu dan bisa berkarya di negeri, di kampung kita sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Senior Manager PT Sari Dumai Sejati (SDS), Rizki Ardhi, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang digelar PT STL.

Menurutnya, kegiatan tersebut penting bagi pengguna jasa kepelabuhanan dan seluruh pihak yang menjadi bagian dari ekosistem logistik di Dumai.

"Bagi kami selaku pengguna jasa kepelabuhanan dan bagian dari ekosistem logistik di Dumai, kegiatan seperti ini sangat penting. Pemanduan dan penundaan kapal bukan hanya bagian dari proses pelayanan kapal, tetapi juga salah satu faktor penting dalam memastikan keselamatan, kelancaran, efisiensi dan keandalan operasional terminal,” kata Rizki.

Ia menjelaskan, operasional terminal memiliki keterkaitan erat dengan keseluruhan rantai pasok. Mulai dari kesiapan dermaga dan terminal, komunikasi antara kapal dan terminal, pelayanan pemanduan, proses sandar maupun lepas sandar hingga keberangkatan kapal, seluruhnya membutuhkan koordinasi yang baik.

“Semua membutuhkan koordinasi yang baik, komunikasi yang efektif, standar keselamatan dan konsistensi. Oleh karena itu, kami memandang hadirnya layanan pemanduan dan penundaan kapal yang profesional dan terintegrasi dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan kepelabuhanan di Dumai,” jelasnya.

Rizki berharap sosialisasi tersebut dapat menciptakan kesamaan pemahaman antara terminal, perusahaan pelayaran, agen kapal, pandu, tunda dan seluruh pemangku kepentingan terkait, terutama menyangkut mekanisme pelayanan, prosedur, komunikasi, aspek keselamatan dan pembagian tanggung jawab.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, kelancaran adalah hasil kombinasi bersama, dan efisiensi adalah hasil dari kolaborasi seluruh stakeholder,” tegasnya.

Sebagai perusahaan yang memiliki aktivitas logistik dan pergerakan kapal cukup tinggi, PT SDS menyatakan siap mendukung peningkatan kualitas pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di Dumai.

"Kami PT Sari Dumai Sejati menyatakan siap mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di Dumai, tentunya dengan tetap mengedepankan keselamatan, koordinasi dan efisiensi operasional,” ujarnya.

Rizki juga menyampaikan bahwa PT SDS terus memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal. Menurutnya, sebagian besar karyawan perusahaan merupakan masyarakat Dumai.

“Lebih dari 70 persen, mungkin sekitar 80 persen, telah menampung anak-anak Dumai. Jadi ini juga menjadi bentuk dukungan kami kepada anak-anak Dumai untuk bekerja dan berkembang bersama kami,” katanya.

Ketua INSA Dumai, Buchari Herman, menyambut baik kehadiran PT STL dalam kegiatan kepelabuhanan di Dumai. Namun, ia mengingatkan agar seluruh aktivitas perusahaan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pada dasarnya kita memiliki kelemahan deregulasi kepelabuhanan. Jadi bekerjalah yang benar dan hindari tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan aturan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Ia berharap PT STL mampu memiliki daya saing yang baik di tengah aktivitas kepelabuhanan Dumai.

Buchari juga mengakui keberadaan tenaga profesional di tubuh PT STL, khususnya tenaga pandu, yang menurutnya memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya.

“Kami mengakui berisi tenaga-tenaga profesional yang sudah memiliki pengalaman yang mumpuni, terutama dalam pandu. Pandu yang ada di PT STL ini merupakan pandu yang tidak diragukan profesionalismenya,” ujarnya.

Ia juga mendorong penyelesaian berbagai hal yang masih berkaitan dengan regulasi maupun dukungan prasarana agar keberadaan STL di pelabuhan Dumai dapat berjalan secara optimal.

Sementara Dewan Kerapatan Adat, H Muhammad Ilyas, turut menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga besar PT STL yang hadir di Dumai.

Menurutnya, kehadiran perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran, kepelabuhanan dan logistik tersebut menjadi bagian dari peluang pengembangan ekonomi di Dumai dan kawasan pesisir Riau.

“Dalam adat Melayu, kedatangan tamu yang membawa niat baik untuk membangun negeri disambut dengan tangan terbuka dan dada yang lapang. Kami memandang PT STL bukan sekadar sebagai investor atau pelaku usaha, melainkan sebagai mitra strategis,” ungkapnya.

Ia berharap PT STL tidak hanya mengejar kemajuan bisnis dan operasional, tetapi juga terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan menjunjung tinggi nilai adat serta budaya setempat.

Muhammad Ilyas juga meminta perusahaan untuk membuka ruang komunikasi dengan tokoh adat, pemerintah daerah dan masyarakat sekitar agar tercipta lingkungan kerja yang positif dan aman.

Selain itu, ia berharap keberadaan STL turut memberikan manfaat melalui penyerapan tenaga kerja lokal serta pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“Kami mendoakan semoga PT STL berjalan dengan lancar, diberikan keselamatan serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjunjung marwah dan memajukan perekonomian,” ujarnya.

Sosialisasi pemanduan dan penundaan kapal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antara seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam mendukung keselamatan pelayaran, peningkatan kualitas pelayanan dan kelancaran aktivitas logistik di kawasan pelabuhan Dumai. (*)

Terbaru
dumai
PT STL Sosialisasikan Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal
Selasa, 22 September 2026 | 17:53:42 WIB
inhu
Wabup Inhu Terima Audiensi Tim Karhutla Mabes TNI
Selasa, 22 September 2026 | 17:29:04 WIB
inhu
Pimpin Upacara Harhubnas, Ini Yang Disampaikan Wabup Inhu
Selasa, 22 September 2026 | 14:33:02 WIB
pekanbaru
HUT ke-71 Lalu Lintas, Kapolda Riau Dorong Polantas Edukasi Lingkungan
Selasa, 22 September 2026 | 14:10:00 WIB
pekanbaru
1.149 Hotspot Muncul di Sumatera, Riau Sumbang 13
Selasa, 22 September 2026 | 11:44:00 WIB
pekanbaru
Pemko Pekanbaru Perkuat Penanggulangan Dampak Kabut Asap Kiriman
Selasa, 22 September 2026 | 08:53:14 WIB
inhil
Pemkab Inhil Berikan Penghargaan kepada PT BNS
Senin, 21 September 2026 | 20:17:15 WIB
etalase
Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction
Senin, 21 September 2026 | 15:27:39 WIB
Artikel Popular
1
4
politik
Koalisi Masyarakat Sipil Kunjungi Fraksi NasDem DPRD...
Senin, 14 September 2026 | 20:15:34 WIB
hukum
Nasional
DJP Catat Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Rp57,23...
Jumat, 18 September 2026 | 11:46:37 WIB