Jan 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Permintaan Elpiji Bersubsidi di Riau Meningkat 8 Persen
pekanbaru | Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
Editor : wisly | Penulis : antarariau
ilustrasi

PEKANBARU - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencatat ada peningkatan konsumsi elpiji bersubsidi atau tabung 3kg sebesar 8 atau 165.775 persen selama periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019 atau Ramadhan dan lebaran 1440 Hijriah dibandingkan periode yang sama pada 2018.

"Secara keseluruhan realisasi elpiji subsidi maupun non subsidi untuk Riau alami peningkatan selama periode Ramadhan dan lebaran 1440 H, tetapi terbanyak subsidi," kata Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR I, Roby Hervindo, Rabu (26/6).

Rob menjelaskan selain elpiji subsidi non subsidi di Riaujuga alami peningkatan sebesar 6 persen selama Ramadhan dan lebaran.

Baca :

Realisasi elpiji itu meningkat tidak hanya pada ramadan dan lebaran, tapi juga pada hari-hari tertentu seperti idul adha, Natal dan tahun baru.

"Ini wajar, karena memang kebutuhannya meningkat," ujarnya.

Ia merinci konsumsi elpiji subsidi di Riau pada hari normal sebanyak 152.666 tabung perhari, kemudian pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019 naik menjadi 165.775 tabung perhari. Untuk elpiji non subsidi dari 82 Metrik Ton perhari, naik menjadi 87 Metrik Ton perhari.

Sementara itu data konsumsi elpiji yang berhasil dirangkum antara dari Pertamina MOR I, untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), realisasi elpiji subsidi pada hari normal sebanyak 400.000 tabung per harinya. Kemudian pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019, meningkat menjadi 432.178 tabung perhari. Kemudian untuk elpiji non subsidi dari 113 Metrik Ton per hari, naik menjadi 117 Metrik Ton perhari.

Untuk Sumbar, realisasi elpiji non subsidi normalnya sebanyak 109.666 tabung per hari, kemudian pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019, naik menjadi 118.061 tabung per hari. Begitu juga dengan elpiji non subsidi, dari 38 Metrik Ton perhari, naik menjadi 42 Metrik Ton perhari.

Kemudian untuk Aceh, elpiji subsdidi perharinya sebanyak 92.666 tabung, pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019 meningkat menjadi 109.178 tabung perhari. Sedangkan untuk elpiji non subsidi dari 76 Metrik Ton perhari, naik menjadi 85 Metrik Ton per hari.

"Realisasi elipiji subsidi di daerah Sumbagut hanya turun di daerah Kepri. Namun penurunannya tidak signifikan, yaitu pada hari normal realisasinya sebanyak 58.333 tabung perhari, pada masa 1 Mei hingga 18 Juni 2019, turun menjadi 57.523 tabung perhari," tegasnya.

Sedangkan untuk realisasi elpiji non subsidi, meningkat dibandingkan hari normal, yaitu dari 49 Metrik Ton perharinya, kemudian pada masa 1 Mei hingga 18 Juni, meningkat menjadi 52 Metrik Ton perhari.

"Untuk konsumsi elpiji subsidi di Kepri menurun, kemungkinan karena di sana banyak masyarakat perantau, sehingga pada minggu ketiga ramadhan, mereka sudah mulai pulang kampung ke kampung halamanya masing-masing," pungkas Roby.*

Terbaru
pekanbaru
Pemprov Riau Siapkan Tim Khusus Kejar Pendapatan Daerah
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:14:14 WIB
pekanbaru
Inflasi Riau Dipicu Bencana Sumatera, Pemprov Datangkan Pangan dari Jawa
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:31:22 WIB
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA 2025
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
rohul
Pengurus DPC PJI Rokan Hulu 2026-2029 Dikukuhkan
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:05:00 WIB
sportainment
John Herdman Diperkenalkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:01:30 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA...
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih,...
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB