|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

SIAK - Persaudaraan Pemuda Buddha Maitreya Indonesia (Persadabumi) Siak melaksanakan Youth Potential Development Training (Diklat Pengembangan Potensi Pemuda Maitreya). Kegiatan bertepatan dengan liburan sekolah, pada tanggal 6 hingga 12 April di Vihara Surya Maitreya, Kabupaten Siak.
Kegiatan juga di dukung SMB Maitreya yang diikuti 66 peserta. Berasal dari kalangan siswa tingkat SMP dan SMA dari berbagai daerah, yakni Siak Sri Indrapura, Kampung Penyengat, Sungai Apit, Pekanbaru dan Dumai.
Diklat dibuka Pandita Rosa Ria, selaku pimpinan Vihara Surya Maitreya Siak pada tanggal 6 April. Ditandai dengan penyematan kartu tanda peserta secara simbolis sekaligus memberikan bimbingan.
Dikatakannya, tujuan penyelenggaraan Diklat memperdalam iman melalui bimbingan dharma. Kemudian untuk memperluas wawasan serta mengembangkan potensi peserta melalui berbagai sesi training yang diberikan, mempererat pertemanan dengan muda/I Maitreya yang berasal dari berbagai daerah.
Selain itu, lanjutnya, melatih kemandirian para peserta dalam kehidupan berkelompok.
Sementara itu, Ketua Persadabumi Siak, Steven Chang lewat rilisnya kepada Metro Riau, Rabu (17/4) mengucapkan terimakasih atas dukungan dari berbagai pihak dan partisipasi seluruh peserta. Diklat diharapkan dapat menumbuhkan kebersamaan dan membawa kebahagiaan bagi semuanya.
Adapun isi Diklat bimbingan dharma, pengenalan lembaga-lembaga seperti Mapanbumi, IVS-VSI-WVO, INLA, Paramita Foundation, Persadabumi, etika ke-Buddhaan, sharing dan diskusi, belajar fotografi dan videografi, motivasi, publik speaking, senam bersama, renungan, games, tanya jawab, penyampaian intuisi dan kegiatan pembersihan Vihara.
Peserta juga mengikuti kegiatan di luar ruangan, yakni turut serta dalam berbagi takjil berkah kepada saudara yang sedang menjalankan ibadah puasa, dan berkunjung ke Taman Sri Bijuangsa.
Sedangkan pada tanggal 11 April 2024, dilaksanakan malam keakraban dengan penyalaan api unggun. Di malam ini, semua peserta menyampaikan suara hati dan diucapkan satu per satu. Semua bergandengan tangan mengelilingi api unggun sambil bernyanyi bersama. Semua peserta mengikuti dengan penuh antusias dan penuh haru.
Tanggal 12 April 2024, acara penutupan diklat diisi penampilan para peserta diklat sacara berkelompok dan penyampaian intuisi. Kegiatan resmi ditutup Pandita Rosa Ria dengan pelepasan kartu tanda peserta secara simbolis dan pembagian sertifikat serta kenang-kenangan kepada seluruh donatur, panitia, relawan dan seluruh peserta diklat.
Dengan mengikuti Diklat ini, lanjutnya, para peserta dapat lebih menggali potensi dalam diri, lebih mandiri, mampu bersosialisasi, serta dapat menerapkan apa yang telah dipelajari ke dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat.*