|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pengobatan tradisional Tiongkok dan pembagian herbal gratis berlangsung di Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya (PBSM) Jalan Riau, Pekanbaru, selama dua hari, Jumat dan Sabtu (18-19/4). Baksos dibuka Walikota Pekanbaru diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hadi Sanjoyo.
Baksos Pengobatan Tradisional Tiongkok dilaksanakan Yayasan Prajna Harmonis Indonesia bersama Mapanbumi Riau, Paramita Foundation Riau, Griya Sehat Harmonis, Permabudhi Riau dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau.
Kesbangpol Pekanbaru, Hadi Sanjoyo memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan pengobatan Tradisional Tiongkok dan pembagian herbal gratis. "Ini kegiatan mulia, karena dapat membantu masyarakat dalam masalah kesehatan," tambahnya.
Ia berharap kegiatan dapat dilaksanakan beberapa kali di Pekanbaru. Bahkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terbuka untuk melaksanakan kerja sama.
Pada kesempatan tersebut, Kesbangpol Pekanbaru, Hadi Sanjoyo melihat langsung metode pengobatan tradisional Tiongkok dan berdialog dengan pasien.
Sementara itu, Ketua Yayasan Prajna Harmonis Indonesia, Kasino mengatakan, pengobatan tradisional Tiongkok terbuka untuk umum dari berbagai lapisan. Salah satu tujuan kegiatan untuk melayani masyarakat dalam bidang kesehatan. "Kita bawa sekitar 10 shinse dan 20 relawan dari Batam. Kita buka layanan konsultasi kesehatan, bekam api, peresepan, akupuntur, auriculotherapy dan terapi netralisir emosi," ujarnya.
Kemudian membawa herbal yang sudah diracik, termasuk obat herbal dari Tiongkok.
Kasino mengakui minat masyarakat untuk mengikuti pengobatan Tradisional Tiongkok cukup banyak. Hal ini dibuktikan pada hari pertama dengan banyaknya antrean. "Sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan 300 pasien," ungkapnya.
Sekretaris Mapanbumi Riau, Hosan menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Prajna Harmonis Indonesia dalam , membantu warga mendapatkan obat herbal.
"Tentunya kita berharap kegiatan dilaksanakan beberapa kali di Provinsi Riau. Sehigga memberikan kesempatan kepada masyarakat luas," tegasnya.*