Jan 2026
16

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Pasca Kaburnya 3 Tahanan Vonis Mati
Karutan, KPR dan Tim Regu Jaga Rutan Siak Diperiksa
hukum | Senin, 20 Oktober 2025 | 15:09:15 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

PEKANBARU – Sejumlah personel Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Siak akan menjalani pemeriksaan internal oleh tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, pasca kaburnya tiga orang tahanan kasus narkoba yang telah divonis hukuman mati.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, mengatakan pemeriksaan tersebut menyasar mulai dari anggota regu jaga Rutan Kelas IIB Siak.

“Tentunya ada (pemeriksaan), siapa yang berjaga, kita akan periksa semua, posisi saat kejadian lagi di mana, posisi di blok apa, tentu semua diperiksa oleh tim kita yang akan datang ke Siak untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Maizar, Senin (20/10/2025).

Baca :

  • Tidak ada artikel terkait ditemukan.

Maizar menyatakan, unsur pimpinan Kelas IIB Siak juga tak luput dari pemeriksaan, kendati dia ikut dalam penangkapan dua narapidana yang kabur.

“Yang jelas satu regu jaga malam itu kita periksa, KPR (Kepala Pengamanan Rutan, red) juga, walaupun dia yang ikut menangkap, termasuk Kepala Rutan kita periksa,” tegas Maizar.

Diketahui, tiga tahanan yang melarikan diri masing-masing bernama Satria Adi Putra (30), Safrudis (32), dan Epi Saputra (34). Ketiganya kabur dari Rutan Siak pada Minggu (19/10/2025) dini hari, setelah merusak kuping engsel pintu sel.

Satria Adi Putra dan Epi Saputra merupakan warga Kabupaten Kepulauan Meranti sedangkan Safrudis warga Kota Dumai dan Epi Saputra. Ketiganya merupakan tahanan kasus narkotika.

Ketiga tahanan tersebut telah divonis Pengadilan Negeri Siak dengan hukuman mati. Atas putusan tersebut mereka mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Riau.

Dua dari tiga tahanan, yaitu Satria Adi Putra dan Safrudis, berhasil ditangkap kembali oleh petugas Rutan. Sementara satu orang lainnya, Epi Saputra, hingga kini masih dalam pencarian.

"Tertangkap sudah dua, satu lagi belum, lagi dilakukan pencarian. Kami bekerja sama dengan aparat TNI-Polri, lurah, bahkan RT/RW tempat dia (tahanan kabur) tinggal. Nama dan foto sudah disebar, kita minta mohon bantu diamankan,” ujar Maizar.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, menyampaikan bahwa peristiwa pelarian terjadi sekitar pukul 01.50 WIB. 

Petugas mendengar suara mencurigakan dari arah atap seng, kemudian melakukan pemeriksaan. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang tahanan kabur melompat dari atap rutan.

"Petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan dua napi yang kabur, sementara satu orang masih dalam pengejaran," kata Anom.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelarian tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya. Para tahanan diketahui merusak engsel pintu sel secara bertahap menggunakan patahan gerinda yang ditemukan di atas ventilasi kamar.

Aksi itu dilakukan secara diam-diam selama sekitar satu pekan. Di dalam sel tersebut terdapat delapan narapidana, namun hanya tiga orang yang memilih melarikan diri.

Pihak kepolisian melibatkan tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak dan Polsek Siak dalam upaya pengejaran terhadap tahanan yang buron tersebut.

"Upaya pengejaran masih berlangsung. Perkembangan akan kami sampaikan segera," tegas Anom.*

 

 

 

 

Terbaru
etalase
Konsumsi Gasoline Naik 5,8 Persen dan LPG Naik 1,9 Persen di Riau
Kamis, 15 Januari 2026 | 19:07:06 WIB
otomotif
Honda Soekarno Hatta dan Honda SM Amin Beri Penghargaan Untuk Karyawan
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:33:48 WIB
sportainment
Real Madrid Didepak Tim Divisi Dua Dari Copa del Rey
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:09:48 WIB
rohil
Pemkab Rohil Hentikan Perekrutan Tenaga Honorer Mulai 2026
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:41:59 WIB
Artikel Popular
2
3
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA...
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum