Jan 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Menjabat Wakapolda Riau
hukum | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:16:07 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

PEKANBARU – Brigjen Pol Hengki Haryadi resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo. 

Serah terima jabatan digelar di halaman Markas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru dan dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, Rabu (14/1/2026). Hadir PJU dan personel Polda 

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, serta penanggalan tanda pangkat dan tanda jabatan Brigjen Jossy untuk kemudian dipasangkan kepada Brigjen Hengki.

Baca :

Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari rotasi dan mutasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025.

Brigjen Hengki Haryadi sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim Polri. Selanjutnya, Brigjen Jossy selanjutnya dipercaya mengemban tugas baru sebagai Wakapolda Kalimantan Timur. 

Dalam amanatnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian Brigjen Jossy selama menjabat Wakapolda Riau. 

Ia menilai pejabat lama telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau.

Irjen Herry juga menyampaikan harapan kepada Wakapolda yang baru agar dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan.

"Segera beradaptasi serta memperkuat sinergi dengan seluruh satuan kerja dan pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Karir Brigjen Pol Hengky Haryadi

Brigjen Pol Hengki Haryadi dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan pengalaman panjang di bidang reserse. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996 ini memulai pengabdiannya di Korps Bhayangkara sebagai Pamapta II Polres Dili pada 1997.

Kariernya kemudian berkembang melalui sejumlah penugasan di daerah. Pada 2001, Brigjen Hengki dipercaya menjabat Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut. 

Setahun berikutnya, ia bertugas sebagai Perwira Pertama di Polda Lampung sebelum akhirnya menduduki jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandar Lampung.

Pada 2008, ia kembali mendapat kepercayaan sebagai Kanit III Sat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Lampung. Kiprahnya yang konsisten di lapangan membuat Hengki ditarik ke Polda Metro Jaya pada 2010. 

Di lingkungan Polda Metro Jaya, ia mengemban sejumlah jabatan strategis, di antaranya Kasubbag Kermalat Bagbinlat Ro Ops, kemudian Kapolsek Metro Gambir pada 2011. Sejak saat itu, banyak dipercaya memimpin satuan reserse di wilayah hukum ibu kota.

Perwira tinggi kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 16 Oktober 1974 ini dikenal luas atas ketegasannya dalam menindak aksi premanisme. 

Saat menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Brigjen Hengki mengedepankan prinsip bahwa negara tidak boleh tunduk pada kelompok preman. 

Ketegasan tersebut terlihat dari penanganan sejumlah kasus besar yang melibatkan tokoh-tokoh yang kerap diasosiasikan dengan premanisme, seperti Hercules dan John Kei.

Selain fokus pada pemberantasan premanisme, banyak perkara menonjol lain yang ditangani. Ketika menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Barat, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat, kasus besar berhasil diungkap.

Salah satu kasus yang ditangani adalah penangkapan artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie, dalam perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada 2021.

Pada 2022, Brigjen Hengki kembali mencatatkan kinerja signifikan dengan membongkar jaringan mafia tanah yang melibatkan oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN).

 Tersangka berinisial PS, yang merupakan Ketua Ajudikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) BPN Jakarta, ditangkap di wilayah Depok pada 12 Juli 2022. 

Di tahun yang sama Brigjen, Hengki juga memimpin langsung penangkapan pimpinan organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, di Lampung.

Dari sisi pendidikan, Hengki Haryadi menempuh berbagai jenjang pendidikan kepolisian dan kepemimpinan. 

Selain Akpol 1996, ia merupakan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 2004, Sespim dan Sespimti Polri tahun 2020 sebagai lulusan terbaik, serta pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2020.

Dengan rekam jejak panjang dan pengalaman menangani berbagai kasus besar, Brigjen Pol Hengki Haryadi kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Wakapolda Riau.+

Terbaru
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA...
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum