|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Dr. drh. H. Chaidir, M.M., yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat paling berpengaruh di Bumi Lancang Kuning, wafat pada Selasa (18/11/2025) pukul 17.43 WIB di Rumah Sakit Prima Pekanbaru setelah menjalani perawatan medis.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum. Ia menilai Chaidir sebagai sosok yang memiliki kontribusi besar bagi kemajuan Provinsi Riau.
“Saya atas nama pribadi dan Pemprov Riau turut berdukacita atas wafatnya tokoh masyarakat Riau, Pak Chaidir. Riau sangat kehilangan sosok terbaiknya. Beliau dikenal memiliki pemikiran tajam dan kritis dalam memberikan masukan positif kepada pemerintah,” ujar SF Hariyanto.
Plt Gubernur turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini. “Mari kita berdoa semoga almarhum husnul khatimah dan ditempatkan bersama orang-orang saleh,” ucapnya.
Kepergian Dr. drh. H. Chaidir, M.M. menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar FKPMR, tetapi juga masyarakat Riau serta berbagai pihak yang pernah bekerja dan berjuang bersama beliau.
Lahir di Rokan Hulu pada 29 Mei 1952, Chaidir wafat pada usia 73 tahun. Ia dikenal sebagai cendekiawan yang memiliki pengaruh kuat dalam dinamika sosial, politik, dan pembangunan daerah. Almarhum menyandang berbagai gelar akademik, termasuk doktor dengan predikat cum laude yang diraihnya pada tahun 2017.
Di dunia politik, Chaidir pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Riau dan dua periode sebagai Ketua DPRD Provinsi Riau (1999–2004 dan 2004–2009). Kiprahnya di lembaga legislatif menjadikannya figur yang dikenal kritis dan konstruktif dalam menyuarakan kepentingan rakyat.
Selain itu, ia aktif di berbagai organisasi, di antaranya sebagai Wakil Ketua II DPD Partai Demokrat Riau (2010–2013), Ketua Umum Asosiasi Provinsi PSSI Riau (2013–2017), serta pembina di sejumlah institusi pendidikan, termasuk Politeknik Chevron Riau.*