|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Ditlantas Polda Riau melalui Subditkamsel menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Ojol Peduli Kamtibmas Guna Mewujudkan Situasi Aman dan Kondusif Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kegiatan yang berlangsung Selasa (2/12/2025) di Ballroom Hotel Grand Elite, Jalan Riau, ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan komunitas ojek online dalam menjaga keamanan serta keselamatan berlalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru.
FGD diikuti driver ojek online dari Gojek, Grab, Maxim, dan Maxride. Mereka mendapatkan pembekalan terkait kamtibmas serta sosialisasi keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama Nataru.
Acara ini dihadiri Wadir Intelkam Polda Riau AKBP Pangucap, Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, PJU Ditintelkam Polda Riau, Kasubdit 3 Ditreskrimum, Kasubdit 5 Ditreskrimsus dan Kasubdit 2 Ditintelkam Polda Riau.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Wadir Reskrimum Polda Riau, sesi foto bersama, hingga coffee break. Selanjutnya, peserta menerima paparan dari para pejabat terkait tentang Kamseltibcarlantas dalam berlalu lintas.
Sebagai bagian dari implementasi program Green Policing Kapolda Riau sekaligus dukungan terhadap keselamatan berkendara, Subditkamsel Ditlantas Polda Riau memberikan lima helm SNI dan bibit tanaman kepada peserta FGD.
Irwan, perwakilan driver ojek online, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Banyak hal yang dapat kami pedomani, baik mengenai kamtibmas maupun Kamseltibcarlantas. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menegaskan, kegiatan seperti ini menjadi fokus Ditlantas dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman dan berkeselamatan.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat menciptakan lalu lintas yang kondusif sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah lebih dini. Harapan kami, ojol di Pekanbaru dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya FGD ini, Ditlantas Polda Riau berharap sinergi antara kepolisian dan komunitas ojek online semakin kuat dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjelang Nataru 2025/2026.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama untuk menciptakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan di Kota Pekanbaru.*