|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Seekor sapi milik warga Dusun Batang Sepetai, Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, ditemukan mati dengan luka di bagian belakang dan paha atas, Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Diduga, sapi tersebut diserang Harimau Sumatera.
Pemilik sapi, Selamat, pertama kali menemukan ternaknya dalam kondisi mati di kebun sawit milik warga bernama Purba. Temuan ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, TNI, Polri, pemerintah setempat, dan masyarakat turun ke lokasi.
Hasil pengamatan menunjukkan adanya jejak kaki satwa berukuran sekitar 15 cm di sekitar bangkai sapi. Temuan ini memperkuat dugaan serangan Harimau Sumatera.
Kejadian ini terjadi di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), yang merupakan kebun sawit milik masyarakat.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang dua unit kamera trap (jebak) untuk memantau individu, perilaku, dan pola pergerakan harimau di wilayah tersebut.
"Langkah ini penting agar mitigasi konflik manusia dan satwa liar dapat dilakukan secara tepat dan aman, baik bagi masyarakat maupun satwa," ujar Supartono, Jumat (12/12/2025).
Ia menjelaskan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa wilayah yang berdekatan dengan habitat Harimau Sumatera memiliki potensi interaksi dengan satwa liar. "Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada,” pesan Supartono.
Ia menegaskan, BBKSDA Riau menangani kasus ini secara profesional, mengutamakan keselamatan masyarakat tanpa mengabaikan perlindungan Harimau Sumatera sebagai satwa dilindungi.
BBKSDA Riau juga akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait untuk memastikan situasi tetap terkendali.
"Kerja sama dan informasi dari masyarakat sangat penting dalam mitigasi konflik ini," pungkas Supartono. *