Jan 2026
15

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
821 Guru Berebut 69 Kursi Kepala SMA/SMK Negeri di Riau
pekanbaru | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:37:07 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo
ilustrasi

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan mencatat antusiasme tinggi guru dalam seleksi calon Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK Negeri se-Provinsi Riau. Sebanyak 821 pelamar tercatat mendaftar untuk mengisi 69 jabatan kepala sekolah yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Seleksi mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengatakan pendaftaran dibuka selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Januari 2026, dan ditutup dengan jumlah pendaftar yang cukup signifikan.

Baca :

"Hingga hari terakhir pendaftaran, total pendaftar mencapai 821 orang. Dari jumlah tersebut, 12 orang memiliki sertifikat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS), sementara 809 lainnya belum memiliki sertifikat, namun tetap dapat mengikuti seleksi sesuai ketentuan," ungkap Erisman, Rabu (14/1/2026).

Meski hanya sebagian kecil pelamar yang memiliki sertifikat BCKS, Erisman menegaskan bahwa seluruh pendaftar tetap diperlakukan setara dalam tahapan awal seleksi. Namun demikian, sertifikat BCKS menjadi nilai tambah karena menunjukkan kesiapan dan kompetensi calon kepala sekolah.

"Guru yang memiliki BCKS tentu memiliki keunggulan, karena telah melalui pelatihan dan seleksi khusus. Ini membuktikan kompetensi manajerial dan profesional dalam kepemimpinan pendidikan, yang sejalan dengan kebijakan Kemendikbudristek dan program Guru Penggerak," jelasnya.

Setelah pendaftaran ditutup, panitia seleksi langsung memasuki tahap verifikasi berkas administrasi yang berlangsung mulai 13 hingga 30 Januari 2026. Seluruh dokumen pelamar akan diperiksa dan dinilai oleh tim seleksi.

"Penilaian dilakukan oleh panitia seleksi dan tim pertimbangan yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau. Setelah seluruh berkas diverifikasi dan dinilai, hasil seleksi akan diumumkan melalui ruang GTK," kata Erisman.

Pengisian jabatan ini dilakukan untuk mengakhiri status Plt pada 69 SMA/SMK Negeri yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Sesuai arahan Kementerian Pendidikan, mulai tahun 2026 jabatan kepala sekolah tidak lagi boleh dijabat oleh Plt, melainkan harus diisi oleh kepala sekolah definitif.

"Pengisian jabatan kepala sekolah bertujuan memenuhi kebutuhan pimpinan satuan pendidikan di lingkungan Pemprov Riau serta meningkatkan kinerja sekolah agar mencapai standar yang diharapkan," tutur Erisman.*
 

Terbaru
rohil
Pemkab Rohil Hentikan Perekrutan Tenaga Honorer Mulai 2026
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:41:59 WIB
pekanbaru
821 Guru Berebut 69 Kursi Kepala SMA/SMK Negeri di Riau
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:37:07 WIB
huawen
PSMTI Riau Akan Gelar Musprov V, Ini Agendanya
Rabu, 14 Januari 2026 | 18:26:49 WIB
hukum
Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Menjabat Wakapolda Riau
Rabu, 14 Januari 2026 | 11:16:07 WIB
华 闻
PSMTI Riau Akan Gelar Musprov V, Ini...
Rabu, 14 Januari 2026 | 18:26:49 WIB
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Artikel Popular
2
4
5
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA...
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum