Mei 2026
02

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
RSUD Arifin Achmad Percepat Transformasi Digital
pekanbaru | Senin, 9 Februari 2026 | 19:32:28 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau terus mempercepat transformasi digital sebagai langkah strategis meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Berbagai inovasi berbasis teknologi kini dihadirkan untuk mewujudkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi dari hulu ke hilir.

Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, drg. Yusi Prastiningsih, MM, menegaskan, transformasi digital bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan kebutuhan mendesak dalam menjawab tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks dan dinamis.

"Transformasi digital ini adalah upaya nyata kami untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi pasien," ujar drg. Yusi usai acara Forum Konsultasi Publik di ruang serba guna RSUD Arifin Achmad, Senin (9/2/2026).

Baca :

Salah satu inovasi unggulan yang telah berjalan adalah MIRAI 2.0 (Mobile Information System of RSUD Arifin Achmad). Aplikasi berbasis Android ini memungkinkan pasien rawat jalan yang telah memiliki nomor rekam medis untuk melakukan pendaftaran secara mandiri melalui ponsel.

Melalui MIRAI 2.0, pasien dapat mendaftar satu hari sebelum jadwal kunjungan, memperoleh nomor antrean poliklinik, dan langsung menuju poli tujuan tanpa harus mengantre di loket pendaftaran.

"Dengan MIRAI 2.0, waktu tunggu pasien dapat kami pangkas secara signifikan, terutama bagi pasien kontrol rutin," jelasnya.

Selain layanan digital pendaftaran, RSUD Arifin Achmad juga menghadirkan Pit Stop, yakni titik layanan edukasi pasien yang memberikan informasi menyeluruh sejak awal perawatan. Layanan ini mencakup penjelasan mengenai dokter penanggung jawab, perawat yang merawat, hingga informasi penyakit dan tindakan medis yang akan dijalani pasien.

"Pit Stop kami rancang agar pasien dan keluarga mendapatkan informasi yang jelas sejak awal, sehingga tidak ada kebingungan selama proses perawatan," kata Yusi.

Untuk mendukung layanan yang benar-benar terintegrasi, RSUD AA  juga mengembangkan RESIKAA (Rekam Medis Elektronik RSUD Arifin Achmad). Sistem ini menghubungkan seluruh proses pelayanan, mulai dari pendaftaran online maupun onsite, pelayanan poliklinik, rawat inap, layanan penunjang seperti laboratorium dan radiologi, hingga sistem keuangan dan billing pasien.

"RESIKAA menjadi tulang punggung penerapan Electronic Medical Record (EMR) yang mendorong pelayanan paperless. Dengan rekam medis elektronik, pelayanan menjadi lebih cepat, data pasien lebih aman, dan koordinasi antarunit semakin efektif," bebernya.

Tidak itu saja, tambahnya, transformasi digital juga merambah sektor kefarmasian melalui SIFARMAA, sistem pengelolaan farmasi yang mencakup pengadaan, distribusi, manajemen stok, hingga pelayanan resep pasien. Sistem ini terintegrasi langsung dengan EMR, sehingga resep yang ditulis dokter dapat langsung diproses oleh instalasi farmasi.

"Integrasi ini meminimalkan kesalahan, mempercepat pelayanan obat, dan memastikan pasien menerima obat sesuai resep secara tepat waktu," ujarnya.

Drg. Yusi menegaskan, seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen RSUD Arifin Achmad untuk terus berbenah dan beradaptasi demi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pasien.

"Kami terbuka terhadap masukan publik. Transformasi digital ini akan terus kami sempurnakan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Riau," tegasnya.

Sebagai informasi, saat ini, RSUD Arifin Achmad didukung oleh 104 dokter subspesialis, 85 dokter spesialis, ratusan dokter umum, serta 614 perawat profesional. Sejak naik kelas menjadi rumah sakit tipe A pada 2024, fasilitas pelayanan juga terus diperkuat dengan pengoperasian 533 ruang perawatan.

Peralatan medis yang dimiliki diklaim sebagai salah satu yang terlengkap di Pulau Sumatra, menjadikan RSUD Arifin Achmad sebagai pusat rujukan utama di Provinsi Riau. Meski demikian, tingginya arus pasien rujukan dari 12 kabupaten dan kota se-Riau masih menjadi tantangan tersendiri yang terus direspons melalui peningkatan sistem dan layanan berbasis digital.*
 

Terbaru
pekanbaru
Plt Gubri Minta Perusahaan Patuhi Regulasi Ketenagakerjaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:50:51 WIB
sportainment
Kalahkan Burnley 3-1, Leeds Jauhi Zona Degradasi
Sabtu, 2 Mei 2026 | 07:50:45 WIB
pekanbaru
3.096 Jemaah Haji Riau Sudah Tiba di Tanah Suci
Jumat, 1 Mei 2026 | 21:10:49 WIB
pekanbaru
Stok Sapi Kurban di Pekanbaru Capai 3.514 Ekor
Jumat, 1 Mei 2026 | 11:05:51 WIB
sportainment
Indonesia Vs Korea Selatan di Semifinal Uber Cup
Jumat, 1 Mei 2026 | 07:26:03 WIB
华 闻
Yayasan Panti Cahaya Kehidupan Bahagia Gelar...
Selasa, 28 April 2026 | 14:52:17 WIB
HPT Rohil Juara Turnamen Tenis Meja IKTS...
Minggu, 26 April 2026 | 18:00:00 WIB
15 Tim Ikuti Tenis Meja IKTS Cup...
Minggu, 26 April 2026 | 11:25:19 WIB
Artikel Popular
2
4
5
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Nasional
Aswin E Siregar Kembali Nahkodai IKA FH USU...
Minggu, 19 April 2026 | 20:32:15 WIB