|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

KUANTAN SINGINGI – Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, melakukan pengecekan pembangunan Jembatan Merah Putih yang menghubungkan Desa Muara Petai dan Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantai, Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing), Rabu (11/2/2026).
Dalam kunjungannya, Wakapolda didampingi Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa. Kunjungan ini difokuskan pada asistensi dan pengecekan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.
Rombongan Wakapolda Riau tiba di Helipad Lapangan Bola Desa Muara Tiu Makmur sekitar pukul 10.35 WIB menggunakan helikopter AW169. Ikut Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dir Intelkam Polda Riau Kombes Pol Wimboko, serta sejumlah pejabat utama Polda Riau.
Kunjungan dimulai dengan rangkaian kegiatan di Masjid Al Mujahadah Desa Muara Petai, termasuk silaturahmi dengan Forkopimda Kuansing, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama se-Kecamatan Pucuk Rantau.
Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Riau dalam pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.
“Pucuk Rantau ini berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi, Sumatera Barat, dan Kabupaten Indragiri Hulu. Kehadiran jembatan ini sangat vital bagi masyarakat kami. Kami siap mendukung penuh program pembangunan dan bersinergi dengan TNI-Polri,” ujar Suhardiman.
Tokoh masyarakat Pucuk Rantau, Ahmad Shaleh, menyatakan terima kasih atas pembangunan jembatan yang sangat membantu mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah. Ia juga berharap aparat semakin gencar menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi menegaskan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari program nasional yang menjadi perintah langsung Presiden Republik Indonesia kepada TNI dan Polri.
“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tetapi akses kelangsungan hidup masyarakat. Ini membuka jalur ekonomi, mempermudah anak-anak menuju sekolah, dan mempercepat pelayanan sosial. Pembangunan ini harus dilaksanakan dengan kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Usai seremonial dan makan bersama, sekitar pukul 12.10 WIB, rombongan bergerak ke lokasi pembangunan jembatan gantung sepanjang 83 meter.
Wakapolda melakukan pengecekan langsung progres pembangunan sebelum bertolak menuju Kabupaten Pelalawan pada pukul 12.40 WIB.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menekankan komitmen Brimob dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Brimob Polda Riau siap mendukung penuh program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dari aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi percepatan pembangunan, khususnya di daerah dengan akses terbatas,” ujar Kombes I Ketut.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Kuantan Singingi.
Dengan selesainya jembatan, konektivitas antar desa diharapkan semakin lancar, roda perekonomian masyarakat meningkat, serta akses pendidikan dan layanan dasar lebih mudah dijangkau warga Pucuk Rantau.*