|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Seekor anak gajah liar ditemukan mati dalam kondisi membusuk di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Bangkai satwa dilindungi itu ditemukan di Resort Lancang Kuning, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I.
Berdasarkan informasi awal, kondisi bangkai telah mengalami pembusukan dan diperkirakan kematian terjadi lebih dari sepekan sebelum ditemukan.
Dugaan sementara, kematian berkaitan dengan infeksi pada bagian kaki yang diduga akibat jerat.
Tim medis Balai TNTN saat ini masih melakukan pemeriksaan lanjutan melalui proses nekropsi untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung ke lokasi penemuan guna memastikan proses penanganan berjalan serius dan berbasis pemeriksaan ilmiah.
Ia didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau, serta Kepala BBKSDA Riau, Supartono.
Irjen Herry mengatakan, keterlibatan unsur reserse dan laboratorium forensik dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya unsur pidana, tanpa mengesampingkan proses medis yang dilakukan pihak konservasi.
“Kami masih menunggu hasil nekropsi. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Saat ini, Polda Riau berkoordinasi dengan Balai TNTN dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk mendukung pengumpulan data serta analisis di lokasi.
"Perkembangan lebih lanjut terkait penyebab kematian anak gajah tersebut akan disampaikan setelah seluruh hasil pemeriksaan diperoleh secara menyeluruh,' pungkas Irjen Herry.*