|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyerahkan 20 unit mesin ketinting kepada nelayan Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Penyerahan ini bertujuan mendorong produktivitas nelayan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.
Bantuan yang diberikan di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti itu terdiri atas 10 unit mesin merek Motoya dan 10 unit Pro-Quip. Masing-masing mesin diberikan kepada satu nelayan sebagai sarana peningkat produktivitas dan penggerak ekonomi lokal.
Irjen Herry menegaskan, peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyadari bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Karena itu, kami harus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Irjen Herry, menjelaskan masyarakat pesisir memiliki potensi besar yang selama ini perlu didorong melalui sarana dan akses yang memadai. Bantuan ini diharapkan menjadi pengungkit produktivitas nelayan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, kita bisa membuka akses lebih luas bagi masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial,” tambahnya.
Sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman delapan bibit pohon, berupa jambu madu dan mangga, secara simbolis. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Camat Rangsang Barat, Jefri, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Kapolda Riau. Ia menegaskan, bantuan itu sangat bermanfaat bagi nelayan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolda beserta rombongan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi nelayan karena dapat meningkatkan aktivitas dan produktivitas mereka, yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Senada, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah strategis yang berdampak langsung dan berkelanjutan.
“Bantuan ini tepat sasaran dan berpotensi meningkatkan produktivitas nelayan serta memperkuat ekonomi lokal. Kehadiran Kapolda juga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri, terlihat dari antusiasme warga dan situasi kegiatan yang aman dan kondusif,” katanya.
Aldi menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas sekaligus memastikan setiap program yang dijalankan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.*