|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas aparatur dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Konsolidasi Strategis Penerapan ASN Corporate University (ASN Corpu) Wilayah Sumatera. Rakor berlangsung secara virtual, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI diikuti sejumlah provinsi di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, hingga Bangka Belitung. Dari Riau, rakor dipusatkan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Gubernur Riau.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau, Evarefita, hadir langsung dan menegaskan dukungan penuh terhadap implementasi ASN Corporate University sebagai program strategis nasional.
Menurutnya, ASN Corpu bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur.
"Pemprov Riau sepakat bahwa ASN Corpu adalah investasi, bukan beban. Ini merupakan langkah strategis untuk membentuk ASN yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman," ujar Evarefita.
Ia menambahkan, penerapan ASN Corpu sangat penting dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah agar dapat diimplementasikan secara optimal serta selaras dengan arah pembangunan daerah.
Lebih lanjut dijelaskan, ASN Corpu merupakan amanat undang-undang yang mewajibkan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk mengikuti pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran setiap tahun.
"Di Riau, penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait ASN Corpu sudah dilakukan dan saat ini masih dalam tahap harmonisasi di Biro Hukum," jelasnya.
Setelah Pergub tersebut ditetapkan, Pemprov Riau akan melanjutkan dengan pembentukan kelompok kerja (pokja) serta penyusunan isu-isu strategis yang akan menjadi fokus pengembangan ASN ke depan.
Evarefita juga mengungkapkan bahwa Riau termasuk provinsi yang cukup progresif dalam penerapan ASN Corpu di Sumatera, bahkan saat ini berada di peringkat ketiga dalam percepatan pembentukan regulasinya.
"Setelah semua tahapan selesai, ASN Corporate University Provinsi Riau akan segera diluncurkan secara resmi oleh Gubernur Riau," katanya.
Melalui program ini, Pemprov Riau berharap seluruh ASN dapat bekerja lebih maksimal, responsif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"ASN harus hadir sebagai motor penggerak pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutup Evarefita.*