Apr 2026
29

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Teknologi Walking Rig Percepat Pengeboran Sumur BNG-079 di Sumsel
etalase | Senin, 27 April 2026 | 13:15:55 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rls

JAKARTA - Kinerja sektor hulu minyak dan gas (migas) kembali mencatatkan capaian positif. Kali ini, keberhasilan pengeboran sumur BNG-079 di Struktur Benuang, Lapangan Adera, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menjadi sorotan.

Sumur tersebut dibor menggunakan Rig PDSI #41.3/N110UE milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dan berhasil mencapai kedalaman 2.559 meter measured depth (mMD) hanya dalam waktu 38 hari. Capaian ini dinilai relatif cepat, sekaligus menghasilkan produksi awal yang signifikan.

Keberhasilan ini tak lepas dari penerapan teknologi walking rig atau cyber rig system yang memungkinkan perpindahan rig dilakukan tanpa pembongkaran besar. Teknologi tersebut membuat proses mobilisasi menjadi lebih efisien dan memangkas waktu non-produktif.

Baca :

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan bahwa capaian ini mencerminkan kesiapan teknologi dan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan operasi migas yang semakin kompleks.

“Keberhasilan pengeboran sumur BNG-079 menjadi refleksi dari kesiapan teknologi, kapabilitas rig, serta kompetensi sumber daya manusia Pertamina Drilling. Kami terus berinovasi agar operasi berjalan lebih cepat, efisien, dan tetap mengedepankan keselamatan kerja,” ujar Avep dalam keterangan resmi.

Menurut dia, penggunaan teknologi walking rig menjadi salah satu faktor utama yang mendorong percepatan kinerja pengeboran.

“Teknologi ini memungkinkan perpindahan rig secara lebih cepat dan aman, sehingga dapat memangkas waktu rig move secara signifikan dan berdampak langsung pada percepatan keseluruhan program pengeboran,” jelasnya.

Di balik keberhasilan teknis tersebut, terdapat peran para pekerja yang menjalankan operasi dengan kompetensi tinggi dan disiplin. Sinergi juga terjalin dengan masyarakat di wilayah PALI dan Prabumulih, serta para pemangku kepentingan lainnya, sehingga kegiatan operasional dapat berjalan kondusif.

Aspek keselamatan kerja turut menjadi perhatian utama. Pengeboran sumur BNG-079 tercatat mencapai 52.320 jam kerja aman (safe man hours), yang menunjukkan penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) berjalan dengan baik.

Dengan dukungan teknologi, SDM, dan kolaborasi berbagai pihak, Pertamina Drilling kembali menunjukkan perannya dalam mendukung keberhasilan operasi migas nasional dan peningkatan produksi energi.*

Terbaru
potensa
PT Arara Abadi Bangun 4 KM Jalan Aspal Tipe A Program CSR
Rabu, 29 April 2026 | 06:16:49 WIB
etalase
PTPN IV PalmCo Targetkan Tanam 50.000 Pohon
Selasa, 28 April 2026 | 19:04:09 WIB
pekanbaru
Riau Percepat Izin Angkutan Barang
Selasa, 28 April 2026 | 18:33:01 WIB
华 闻
Yayasan Panti Cahaya Kehidupan Bahagia Gelar...
Selasa, 28 April 2026 | 14:52:17 WIB
HPT Rohil Juara Turnamen Tenis Meja IKTS...
Minggu, 26 April 2026 | 18:00:00 WIB
15 Tim Ikuti Tenis Meja IKTS Cup...
Minggu, 26 April 2026 | 11:25:19 WIB
Artikel Popular
2
5
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Nasional
Aswin E Siregar Kembali Nahkodai IKA FH USU...
Minggu, 19 April 2026 | 20:32:15 WIB