|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H Saidul Amin, melantik tiga wakil rektor (Warek) masa periode 2026-2028, Selasa (19/5/26). Selain penyegaran, pelantikan ini juga dalam upaya mencapai target kampus Umri berakreditasi unggul tahun depan.
Pelantikan warek yang digelar di auditorium Kampus Umri, Jalan Tuanku Tambusai ujung, Pekanbaru ini, bersamaan dengan pengukuhan tujuh orang Badan Pembina Harian (BPH) Umri periode 2026-2030.
Ada pun tiga warek Umri yang dilantik adalah, Prof Dr Jufrizal Syahri MSi sebagai Wakil Rektor I bidang Akademik menggantikan Dr Wirdati Irma SPd MSi. Lalu, Dr Baidarus MM MAg dengan posisi yang sama sebagai Wakil Rektor II Bidang Umum, Keuangan dan Kepegawaian. Sementara jabatan Wakil Rektor III Bidang Al Islam Kemuhammadiyahan, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama diamanahkan kepada Wahyi Busyro SEI ME PhD, menggantikan posisi Prof Dr Jufrizal Syahri, di mana sebelumnya, Wahyi Busyro merupakan Wakil Dekan Fakultas Studi Islam Umri.
Dalam sambutannya, Saidul Amin berpesan, agar para Wakil Rektor Umri yang dilantik tersebut dapat menjadi pemersatu semua kalangan yang terpisah. Sebab Umri ke depan memiliki tantangan yang besar ke depannya.
"Tantangan Umri ke depan begitu berat. Geografi kita di Riau yang berada di pintu gerbang Asia bisa menguntungkan tapi bisa juga merugikan. Kita dekat dengan Malaysia, Singapura, Thailand yang memiliki universitas terbaik di dunia. Oleh sebab itu maka standar Umri harus standar internasional. Ini tugas berat," kata Saidul Amin.
Di kesempatan itu, ia juga berharap kepada Warek I membidangi akademik agar tahun depan Umri harus sudah terakreditasi unggul. "Sebab saat ini sudah sepuluh program studi (prodi) di Umri telah terakreditasi unggul," lanjut Saidul Amin lagi.
Kepada Warek II, Rektor Saidul Amin ini berpesan agar dapat memberikan pelayanan yang prima, baik kepada mahasiswa maupun dosen. "Kita akui bahwa pelayanan kita belum prima, makanya universitas ke depan harus berbasis pelayanan. Untuk itu, jadikan pelayanan kepada mahasiswa dan dosen menjadi target utama," harap Saidul Amin.
Sementara itu, terang Rektor Saidul Amin, untuk Warek III Umri membidangi Al-Islam Kemuhammadiyahan, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama hendaknya terus memperluas jaringan kerjasama dengan semua pihak, serta dapat menjadikan Umri sebagai miniatur Muhammadiyah yang sesungguhnya.
"Lakukan pendekatan kerjasama dan merangkul semua pihak. Karena untuk maju itu, maka tidak bisa bekerja sendiri dan harus berkolaborasi dengan semua pihak," pesan Saidul Amin.
Di kesempatan itu, Ketua BPH Umri yang baru, Prof Dr Muhammad Nazir, MA, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan Umri melalui penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas akademik, serta pembangunan karakter Islami di lingkungan kampus.
Sedangkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Dr H Hendri Sayuti, MAg, turut menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat peran Umri sebagai amal usaha Muhammadiyah yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Riau maupun Indonesia.
Sambutan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang disampaikan Bendahara Umum-nya, Andy Dwi Bayu Bawono, SE MSi PhD, memberikan apresiasi atas capaian dan perkembangan Umri hingga saat ini. Ia berharap seluruh unsur kampus terus berakselerasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan kampus unggul berdaya saing internasional.
“Kita harus bersama-sama membawa Umri tidak hanya unggul, tetapi juga memiliki visi internasional. Seluruh pihak harus bekerja sama karena kita berada dalam satu perahu. Capaian kampus bukan hanya menjadi tanggung jawab rektor, melainkan tanggung jawab bersama,” ucapnya. **