|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) tahun akademik 2026/2027 menyambut 983 mahasiswa baru dengan komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan bebas perundungan.
Rektor UHTP, Assoc Prof Ns Lita, MKep PhD, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat dan kerja keras seluruh sivitas akademika yang terus memajukan kampus, serta kepada para panitia atas terselenggara kegiatan tersebut.
"Yang hadir offline dalam kegiatan PPKKMB saat ini ada 486 mahasiswa baru, dan sisanya 497 orang lagi hadir lewat online, dengan total ada 983 mahasiswa baru, dari 1.314 orang sudah terdaftar," ujar NS Lita, saat ditemui di sela kegiatan, di aula Kampus 2 Gedung 3 UHTP, Selasa (8/9/26).
Selama PKKMB, terang Rektor UHTP, mahasiswa baru dibekali tiga pilar utama, yakni penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), jiwa kewirausahaan, serta penguatan karakter.
"Pembekalan ini kita harapkan membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mandiri dan berakhlak mulia," lanjutnya lagi.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (7/9/26) hingga Rabu (9/9/26) ini, Rektor UHTP juga menekan bahwa pihak kampus tidak mentolerir adanya aksi perundungan dan kekerasan bagi warga kampus. Kebijakan tersebut dilakukan sesuai dengan pedoman dasar serta panduan PPKMB dari kemendiktisaintek.
"Jangan sampai ada bullying dalam bentuk apa pun, baik dari instruktur, dosen, tenaga kependidikan, maupun antarmahasiswa. Jika terjadi pelanggaran atau kekerasan, kampus kita sudah menyiapkan tim khusus menangani hal ini, serta pemberian sanksi tegas secara bertahap, mulai dari teguran lisan, tertulis, hingga tindakan lembaga yang serius," ucap Ns Lita.
Sementara itu, Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru, dr H Zainal Abidin MPH, mengatakan, UHTP ikut dalam memakmurkan kehidupan berbangsa. ”Belajar adalah bentuk dalam meningkatkan berkehidupan. Alhamdulillah, mahasiswa baru kali ini sebagian besar berasal dari luar Riau. Bahkan ada yang berasal dari Provinsi Papua," kata Zainal Abidin.
Menurutnya, PKKMB bukan hanya sekedar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi momentum untuk memperkenalkan lingkungan akademik, budaya kampus, nilai-nilai kebersamaan, serta membangun karakter mahasiswa sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.
Ditanyakan dunia kerja, Zainal Abidin mengklaim, sekitar 93 persen para alumni UHTP sudah sukses meniti karier sesuai dengan keilmuannya. "Kita sudah melakukan evaluasi, ada sekitar 93 persen sudah bekerja. Bahkan, kemanapun saya pergi, ada saja yang menyapa sambil mengatakan mereka para alumni UHTP," papar Zainal Abidin lagi.
Terkait dukungan terhadap penciptaan suasana kampus yang humanis dan bebas perundungan juga disampaikan ketua panitia sekaligus Wakil Rektor III UHTP, Ahmad Satria Efendi SKM MKes.
Menurutnya, masa pengenalan kampus harus menjadi momen yang membangun kepercayaan diri mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan dunia akademik dan masyarakat.
"Dalam merancang kegiatan PKKMB, tentunya kegiatan yang dilakukan berpedoman atau panduan kita dari kemendiktisaintek, dimana salah satu pointnya membentuk karakter peserta didik dan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap aksi perundungan di lingkungan kampus," ucapnya.
Ada pun kegiatan PKKMB 2026 kali ini, UHTP mengusung tema 'Menjunjung Nilai Bertuah "Berakar Pada Karakter, Bertumbuh Dalam Inovasi Digital, Mendunia Dalam Prestasi Bersama Universitas Hang Tuah Pekanbaru'.**