Nov 2026
03

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKTJ Raja Ali Kelana 2026
pekanbaru | Selasa, 15 September 2026 | 13:50:15 WIB
Editor : bambang | Penulis : Bambang
Pemenang lomba karya tulis jurnalistik Raja Ali Kelana 2026

PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau mengumumkan pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) Raja Ali Kelana 2026 dalam kegiatan yang digelar di Sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Selasa (15/9/2026).

Dalam ajang yang mengangkat tema “Energi Terbarukan dan Lingkungan Hijau” tersebut, Fithriady Syam ditetapkan sebagai pemenang. Pengumuman disampaikan oleh dewan juri, Harry B Koriun.

Selain pemenang utama, PWI Riau menetapkan lima wartawan sebagai nomine, yakni Bambang Prayetno, Andy Indrayanto, Henny Elyati, M Rio Aldo, dan Zulfadhli. Kelima nomine juga memperoleh sagu hati sebagai bentuk apresiasi atas karya yang dihasilkan.

Baca :

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, mengatakan pengumuman dan penyerahan penghargaan LKTJ tahun ini dikemas bersamaan dengan diskusi bertajuk “Tantangan dan Masa Depan Pers Riau”.

Menurutnya, konsep tersebut dipilih sebagai bentuk efisiensi sekaligus memberikan ruang bagi insan pers untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi dunia jurnalistik saat ini.

“Terima kasih kepada sekitar 50 pemimpin redaksi yang hadir dalam rangka pengumuman Ali Kelana dan diskusi. Penyerahan biasanya dengan acara seremonial. Tapi karena efisiensi, kita tetap mengadakan penyerahan hadiah sekaligus diskusi,” ujar Raja Isyam.

Ia menambahkan, LKTJ Raja Ali Kelana merupakan salah satu wadah bagi wartawan untuk menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Tema energi terbarukan dan lingkungan hijau juga dinilai relevan dengan upaya meningkatkan perhatian terhadap isu lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 pemimpin redaksi media di Riau. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau Supriyadi, sejumlah mitra kerja PWI, serta perwakilan Radio Republik Indonesia (RRI).

Selain penyerahan penghargaan LKTJ, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai tantangan dan masa depan pers di Riau.

Dalam kesempatan itu, Raja Isyam menyoroti masih adanya oknum yang mengatasnamakan wartawan, namun menjalankan praktik yang tidak sesuai dengan profesionalisme dan etika jurnalistik.

“Oknum itu memeras, menggertak, bahkan melakukan tindakan intimidatif. Inilah tantangan kita hari ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfotik Riau Supriyadi mengatakan pertumbuhan media di Riau perlu diiringi dengan peningkatan profesionalisme insan pers.

 “Media di Riau terus bertumbuh. Harus ada organisasi bernaung, paling tidak untuk berdiskusi,” katanya.

Diskusi menghadirkan Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru Erwin Ardian dan dosen sekaligus peneliti Suyanto sebagai narasumber. Pembahasan meliputi perkembangan media, profesionalisme wartawan, serta pentingnya menjaga etika jurnalistik di tengah perubahan ekosistem media. (*)

Terbaru
pekanbaru
Bakesbangpol dan FPK Riau Silaturahmi ke Sejumlah Paguyuban
Senin, 2 November 2026 | 21:24:40 WIB
rohil
DLH Rohil Gelar Rakor Persiapan Penilaian Adipura
Senin, 2 November 2026 | 20:40:46 WIB
pekanbaru
HK Kelola 35 Rest Area di JTTS
Senin, 2 November 2026 | 20:36:27 WIB
sportainment
Hajar Liverpool, Arsenal Naik ke Puncak Klasemen
Senin, 2 November 2026 | 07:25:33 WIB
Artikel Popular
politik
RBN Riau Disambut Antusias, 1.169 Siswa...
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:27:56 WIB
hukum
Nasional
2.458 Penerbangan Terdampak Asap...
Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42:55 WIB