|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Kenyamanan perjalanan di jalan tol tidak hanya ditentukan oleh kondisi jalan yang baik, tetapi juga fasilitas istirahat yang bersih dan nyaman. Karena itu, PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat pengelolaan rest area di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), sekaligus mengajak pengguna jalan ikut menjaga kebersihan fasilitas umum.
Saat ini, Hutama Karya mengelola 35 rest area yang tersebar di sejumlah ruas JTTS, terdiri atas 30 rest area Tipe A dan lima Tipe B. Fasilitas tersebut berada di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Indralaya–Prabumulih, Bengkulu–Taba Penanjung, Pekanbaru–Dumai, Pekanbaru–Bangkinang, Padang–Sicincin, Binjai–Stabat, Indrapura–Kisaran, Sigli–Banda Aceh, serta Betung–Tempino–Jambi.
Perbedaan tipe rest area disesuaikan dengan karakteristik ruas tol, volume lalu lintas, jarak perjalanan, dan kebutuhan fasilitas pendukung. Meski memiliki kelengkapan berbeda, kebersihan dan kenyamanan tetap menjadi perhatian dalam pelayanan kepada pengguna jalan.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan kebersihan merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan. Menurutnya, fasilitas sederhana seperti toilet bersih, musala yang terawat, dan area istirahat yang nyaman memiliki arti besar bagi pengguna jalan.
"Bagi kami, pelayanan yang baik tidak selalu hadir melalui hal-hal besar. Toilet yang bersih, tempat beristirahat yang nyaman, hingga lingkungan yang tertata merupakan bentuk perhatian sederhana yang memiliki arti bagi pengguna jalan," ujar Iwan.
Untuk menjaga kualitas fasilitas, Hutama Karya melakukan pembersihan secara berkala, memantau kondisi sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan petugas pengelola rest area. Perhatian khusus diberikan pada fasilitas dengan tingkat penggunaan tinggi, terutama toilet yang kondisinya dapat berubah seiring meningkatnya aktivitas pengunjung.
Namun, upaya tersebut membutuhkan partisipasi pengguna jalan. Kebiasaan sederhana, seperti menyiram toilet setelah digunakan, menjaga kebersihan lantai dan wastafel, membuang sampah pada tempatnya, serta merapikan fasilitas setelah digunakan, turut menentukan kenyamanan pengunjung berikutnya.
"Kenyamanan yang berkelanjutan tentu akan lebih mudah terwujud apabila setiap pengunjung turut mengambil peran. Hal sederhana seperti menyiram toilet setelah digunakan atau membuang sampah pada tempatnya merupakan bentuk kepedulian kepada sesama pengguna jalan," tambah Iwan.
Selain menjaga kualitas fasilitas, Hutama Karya juga menghadirkan rest area mini di Jalan Tol Palembang–Indralaya (Palindra). Meski ruas tol sepanjang sekitar 22 kilometer tersebut tidak diwajibkan menyediakan rest area berdasarkan ketentuan yang berlaku, perusahaan tetap menyediakan tempat singgah yang dilengkapi toilet, musala, dan pilihan jajanan.
"Fasilitas ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, terutama untuk membantu mengantisipasi risiko kecelakaan akibat kantuk dan kelelahan. Pengguna jalan diharapkan dapat beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum kembali melanjutkan perjalanan," bebernya.
Upaya tersebut sejalan dengan kampanye keselamatan berkendara Selamat Sampai Tujuan (SETUJU). Sebab, perjalanan yang aman tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan dan jalan, tetapi juga kesiapan fisik pengemudi.
Untuk memudahkan pengguna menemukan lokasi tempat beristirahat, Hutama Karya turut mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Mozy melalui fitur MoRestArea. Fitur ini membantu pengguna memperoleh informasi mengenai lokasi rest area di sepanjang perjalanan.
Hutama Karya juga terus mengevaluasi pengelolaan fasilitas dan mendorong petugas agar responsif terhadap kebutuhan maupun keluhan pengguna jalan. Masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas secara bijak serta melaporkan apabila menemukan sarana yang membutuhkan perhatian.
Masukan terkait kebersihan dan kondisi fasilitas dapat disampaikan melalui layanan call center Hutama Karya di nomor 150-700, WhatsApp 0811-277-000, atau fitur Feedback pada aplikasi Mozy yang tersedia di App Store dan Google Play Store.
Iwan menegaskan, menjaga kenyamanan rest area merupakan tanggung jawab bersama antara pengelola dan pengunjung.
"Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami percaya bahwa kenyamanan perjalanan tidak hanya dibangun melalui fasilitas yang tersedia, tetapi juga melalui kepedulian terhadap orang lain. Mari bersama-sama menjaga rest area sebagai ruang singgah yang bersih dan nyaman," tutupnya.
Melalui pengelolaan fasilitas yang berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat, Hutama Karya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh ruas tol yang dikelola. Dengan demikian, rest area tidak hanya menjadi tempat melepas lelah, tetapi juga ruang singgah yang mendukung perjalanan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.*