|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

RENGAT – Jumlah pasien suspek Covid-19 (Corona) yang meninggal dunia di Inhu kembali bertambah. Sebelumnya jumlah pasien meninggal dunia 15 orang, jumlah tersebut bertambah satu orang, sehingga menjadi 16 orang.
Hal ini diketahui berdasarkan press release Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Inhu, Senin (14/12) yang disampaikan juru bicaranya, Jawalter S M Pd.
Jawalter mengatakan, berdasarkan update data terakhir yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu tanggal 13 Desember 2020, terdapat total kumulatif suspek berjumlah 2.522 kasus.
“Dengan rincian isolasi mandiri 274 orang, isolasi di rumah sakit 4 orang, selesai isolasi 2.228 orang dan meninggal dunia 16 orang,” terangnya.
Sementara itu, total kumulatif Covid-19 berjumlah 692 kasus dengan rincian, isolasi mandiri 119 orang, rawat di rumah sakit 17 orang, sembuh 541 orang dan meninggal dunia 15 orang.
“Untuk kumulatif pemeriksaan rapid hingga tanggal 13 Desember 2020 sebanyak 6.020 orang, sedangkan kumulatif pemeriksaan swab sebanyak 3.090 orang,” paparnya.
Pemerintah dalam hal menerapkan new normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat yang produktif dan aman dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.
“Masyarakat dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, yaitu pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (physical distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (social distancing),” tegasnya.*