|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

SELATPANJANG - Siswa-siswi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Huda Desa Mayang Sari, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kepulauan Meranti, bisa menghela napas lega. Setelah sekian lama harus belajar dengan meja dan kursi yang rusak parah, kini mereka telah memiliki fasilitas belajar yang layak.
Kebahagiaan ini datang setelah PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui program School Improvement menyerahkan bantuan berupa 16 set meja dan kursi belajar. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, dalam seremoni sederhana.
Bantuan diserahkan langsung perwakilan Community Development (CD) PT RAPP bersama Askep Supporting Estate Pulau Padang, Herman. Turut hadir Kaur Pemerintahan Desa Mayang Sari, Imsidan, Kepala Sekolah MDTA Nurul Huda, Mutham Mimmah, serta CD Officer, Jepri Saputra SGR dan sejumlah guru.
Kepala sekolah MDTA, Mutham Mimmah, mengungkapkan kondisi meja dan kursi yang rusak telah berlangsung cukup lama. Mereka sempat kesulitan saat proses belajar berlangsung, terutama ketika siswa harus menulis dengan posisi yang tidak nyaman. Melalui komunikasi intensif dengan pihak perusahaan, akhirnya solusi pun datang.
“Kami sangat bersyukur, akhirnya bantuan program CD PT RAPP telah kami terima dan bisa dimanfaatkan langsung oleh anak-anak. Sekarang mereka tidak lagi kesusahan dalam belajar,” ucapnya penuh rasa haru.
Tak hanya pihak sekolah, pemerintah desa pun turut menyampaikan apresiasi. Imsidan, selaku Kaur Pemerintahan Desa Mayang Sari, menyebut bantuan sangat berarti bagi masyarakat dan menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap pendidikan di wilayah operasionalnya.
“Semoga bantuan kursi dan meja baru ini, semangat siswa untuk bersekolah semakin meningkat. Proses belajar mengajar pun jadi lebih nyaman,” tuturnya.
Herman, Askep Supporting Estate Pulau Padang PT RAPP, mengatakan bantuan 16 set meja dan kursi merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, melalui inisiatif Community Development (CD). Menurutnya, program bukan hal baru, melainkan sudah berjalan sejak 2018.
“Program sudah kami mulai sejak beberapa tahun lalu. Tidak hanya dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga pelatihan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan pelibatan masyarakat. Semua ini bertujuan agar sekolah menjadi tempat belajar yang nyaman dan berkualitas,” ungkap Herman.
Melalui School Improvement Program, PT RAPP berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di sekitar wilayah operasional. Fokusnya bukan hanya pada pendidikan umum, tetapi pendidikan keagamaan sebagai bekal rohani generasi muda.
Herman menegaskan PT RAPP ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar. Komitmen tidak hanya diwujudkan dalam bantuan satu kali, tetapi melalui pemantauan rutin terhadap perkembangan pendidikan dan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi. Selain bantuan fisik, kami siap memfasilitasi para guru agar bisa terus saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat metode pembelajaran yang lebih kreatif dan menyenangkan,” tuturnya.
Program School Improvement ini, jelas Herman, memiliki tujuan jangka panjang: meningkatkan kualitas pembelajaran, membantu peningkatan akreditasi sekolah, dan memperkuat pengembangan sekolah secara menyeluruh. Bagi PT RAPP, yang paling utama adalah memberikan semangat baru dan harapan bagi generasi penerus di daerah terpencil. *