Jan 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
TKI Asal NTB Meninggal di Dumai Usai Dideportasi dari Malaysia
hukum | Senin, 5 Januari 2026 | 16:25:45 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

DUMAI — Salah satu pria Pekerja Migran Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia usai dideportasi dari Malaysia. Muhanip menghembuskan napas terakhir setiba di Dumai, Sabtu (3/1/2026).

Pria tersebut bernama Muhanip bin Radi (61), warga asal Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Ia merupakan satu dari 19 PMI bermasalah yang dideportasi dari Malaysia.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengatakan Muhanip meninggal setelah dibawa ke shelter Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai.

Baca :

"Saat almarhum selesai mandi dan duduk bersama rekan-rekannya. Secara tiba-tiba, almarhum kehilangan kesadaran dan tidak merespons," ujar Fanny, Senin (5/1/2026).

Rekan-rekannya bersama petugas segera memberikan pertolongan pertama dengan minyak angin dan mengevakuasi almarhum ke RS Awal Bros Dumai untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Hasil pemeriksaan di rumah sakit tersebut menyatakan bahwa Muhanip telah meninggal dunia sekitar pukul 20.20 WIB pada Sabtu malam. 

Selanjutnya, jenazah Muhanip dipindahkan ke RSUD Dumai untuk difasilitasi penyimpanan di lemari pendingin, dengan estimasi maksimal 3 hari menunggu pemulangan ke daerah asal.

:Berdasarkan pemeriksaan medis awal, almarhum didiagnosis mengalami gejala penyakit jantung," ungkap Fanny.

Fanny mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BP3MI NTB untuk penelusuran alamat keluarga almarhum dan menyampaikan kondisi terakhir PMI tersebut.

“Kami telah memastikan almarhum mendapatkan penanganan medis dan penyimpanan jenazah yang layak sambil menunggu pemulangan ke kampung halaman. Kami juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum,” kata Fanny.

Fanny menyatakan, pihaknya memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia, mulai dari keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga pemulangan ke Tanah Air.

Diketahui, dari total 19 PMI bermasalah yang dipulangkan, selain satu meninggal dunia, terdapat satu orang yang terjangkit penyakit HIV.

Adapun para PMI itu sebanyak 7 orang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, 3 orang dari Provinsi Aceh, 2 orang dari Provinsi Jawa Barat, 2 orang dari Provinsi Jawa Timur, dan 2 orang dari Provinsi Sulawesi Selatan. 

Sementara itu, masing-masing 1 orang berasal dari Provinsi Sumatera Utara, DKI Jakarta, dan Provinsi Kalimantan Tengah. Seluruh PMI tersebut terdiri atas 16 laki-laki dan 3 perempuan.

Sebelum dipulangkan, para PMI juga diberikan edukasi mengenai bahaya bekerja ke luar negeri secara tidak prosedural, sekaligus pemahaman mengenai kehadiran negara melalui KP2MI/BP2MI dalam melayani dan melindungi pekerja migran Indonesia. *

 

 

 

Terbaru
bengkalis
SDN 2 Bantan Gelar Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di SMPN 5
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:32:39 WIB
dunia
Israel Rutin Bunuh Anak-anak Gaza dan Langgar Gencatan Senjata
Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:04:55 WIB
etalase
Kampus Berdampak: FMIPA UNRI Wujudkan SDGs Melalui Kukerta 2026
Jumat, 9 Januari 2026 | 17:12:03 WIB
potensa
Liburan Natal dan Tahun Baru 2026, Trafik Data XLSMART Naik
Jumat, 9 Januari 2026 | 10:53:27 WIB
etalase
Tutup Buku Tahun 2025, Dana Tabungan BRK Syariah Tumbuh 7 Persen
Jumat, 9 Januari 2026 | 08:15:19 WIB
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi Lokal
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum