|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

DUMAI -Dalam upaya membuka jalan bagi anak-anak pesisir agar dapat menempuh pendidikan tinggi di bidang kelautan dan perikanan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengambil langkah progresif. Pada Kamis, 3 Juli 2025, rombongan resmi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H. Muzamil Baharudin, SM., MM., melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Direktur Politeknik KP Dumai, Aris Widagdo, di ruang kerjanya. Suasana keakraban dan semangat kolaborasi tampak mewarnai pertemuan itu. Hadir pula secara daring, Kepala Tim Kerja Pusat Pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Aisyah, yang ikut memberi dukungan terhadap inisiatif strategis dari daerah kepulauan itu.
“Sebagai masyarakat yang hidup di wilayah kepulauan, laut dan perikanan adalah bagian dari denyut nadi kehidupan kami. Karena itu, kami ingin anak-anak Meranti punya akses pendidikan yang selaras dengan potensi alam dan masa depan daerahnya,” ujar Wabup Muzamil.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Kepulauan Meranti sangat serius dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang yang menjadi kekuatan utama daerah. Menurutnya, pendidikan vokasi seperti yang ditawarkan oleh Politeknik KP Dumai merupakan solusi nyata yang tepat sasaran.
Kamii menginginkan adanya kuota khusus bagi anak-anak Meranti untuk menempuh pendidikan di kampus ini. Ini bukan hanya sekadar program, tapi bentuk komitmen kami membangun daerah dari sektor yang paling menjanjikan—laut dan perikanan,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Katimja Pusdik KKP Aisyah menyambut positif usulan dari Pemkab Meranti. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan aspirasi ini ke Kepala Pusat Pendidikan KKP. Harapannya, pada tahun ajaran mendatang, kuota khusus tersebut bisa terwujud.

Sementara itu, Direktur Politeknik KP Dumai, Aris Widagdo menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Kepulauan Meranti. Ia berharap kerja sama ini menjadi awal yang baik untuk membentuk generasi muda Meranti yang unggul dan siap membangun daerahnya.
“Politeknik ini memang didesain untuk mendidik taruna-taruni dari keluarga nelayan, pelaku utama sektor kelautan dan perikanan. Pendidikan di sini gratis, dan setelah lulus, mereka bisa kembali membangun daerah, membawa perubahan nyata,” kata Aris.
Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, Politeknik KP Dumai dikenal unggul dalam pengembangan ilmu terapan di sektor kelautan. Fokus utamanya bukan hanya pada penguasaan teori, tetapi juga kemampuan praktik yang siap pakai untuk menghadapi tantangan dunia kerja.
Langkah strategis yang diambil Pemkab Kepulauan Meranti ini dinilai sebagai lompatan besar dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia berbasis potensi daerah. Dengan menjalin kemitraan bersama institusi pendidikan vokasi, diharapkan akan lahir generasi tangguh, berwawasan, dan punya keterampilan yang mumpuni dalam mengelola sumber daya kelautan secara berkelanjutan.
Hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kunjungan tersebut antara lain: Asisten Pemerintahan dan Kesra, Sudandri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tunjiarto, Kepala Dinas Perikanan, Ahmad Yani, Kabag Hukum Aznirsyah, dan Kabag Tata Pemerintahan Edi Susanto."*