|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Kabar duka datang dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Seekor anak gajah Sumatera bernama Kalistha Lestari atau biasa dipanggil Tari, yang dikenal sebagai adik angkat gajah Domang, ditemukan mati pada Rabu (10/9/2025) pagi.
Kepala Balai TNTN, Heru Sumantoro, menjelaskan Tari mati di camp Elephants Flying Squad SPTN Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, sekitar pukul 08.00 WIB.
:Pagi tadi, saat mahout hendak melakukan pengecekan ke lapangan, Tari sudah ditemukan mati. Padahal semalam kondisinya masih tampak baik,” ujar Heru.
Untuk memastikan penyebab kematian Tari, tim segera melakukan nekropsi atau bedah bangkai. Sampel organ tubuh Tari juga akan dibawa ke laboratorium di Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui apakah kematian disebabkan oleh virus, penyakit, atau faktor lain.
“Gajah ini kadang memang terlihat sehat, tetapi bisa tiba-tiba mati mendadak. Oleh karena itu, penyebab pasti kematian masih dalam proses pendalaman,” jelas Heru.
Tari bersama saudara angkatnya Domang selama ini menjadi maskot dan simbol konservasi alam untuk memperjuangkan kelestarian rumah mereka di Tesso Nilo.
Kematian Tari menjadi kehilangan besar bagi jajaran Balai TNTN, para mahout. Kehadirannya selama ini sangat berarti dalam perawatan serta upaya konservasi gajah Sumatera di kawasan tersebut.*