|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Riau melaksanakan latihan Operasi Aman Nusa II dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel d8alam menghadapi potensi bencana alam.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Brimob Polda Riau untuk senantiasa siap siaga menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan dan perlindungan kepada masyarakat di situasi darurat.
Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menjelaskan bahwa latihan ini difokuskan pada pembentukan pasukan tanggap bencana yang memiliki kemampuan profesional dalam melaksanakan evakuasi dan penyelamatan di tengah kondisi ekstrem.
“Brimob tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga dituntut menjadi ujung tombak dalam penanggulangan bencana. Kami ingin memastikan bahwa ketika bencana terjadi, masyarakat segera mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat,” tegas Kombes Ketut.
Dalam latihan tersebut, seluruh personel dibekali dengan keterampilan teknis penyelamatan, penggunaan alat SAR, serta pemanfaatan kendaraan taktis dan perlengkapan modern.
Hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai jenis bencana alam seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan, serta bencana lainnya di wilayah Provinsi Riau.
Kombes Pol I Ketut menambahkan bahwa kegiatan latihan ini juga merupakan bentuk nyata pengabdian Brimob kepada bangsa dan negara.
“Kami siap hadir di garda terdepan, berjuang tanpa ragu demi keselamatan masyarakat. Semangat kami adalah mengabdi dengan hati, bertindak dengan cepat, dan bekerja tanpa pamrih,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Aman Nusa II, Brimob Polda Riau turut memperkuat sinergi dan koordinasi dengan instansi terkait, seperti BPBD, TNI, Basarnas, dan pemerintah daerah, dalam rangka mewujudkan respons cepat terhadap setiap kejadian bencana alam.
Dengan semangat "Jiwaraga Brimob Untuk Indonesia", Satuan Brimob Polda Riau berkomitmen menjaga keamanan, keselamatan, dan ketenangan masyarakat di setiap situasi, sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara.*