|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20, Harian Metro Riau membagikan Alquran dan tumbler kepada 20 masjid dan mushala di Pekanbaru. Pembagian dilaksanakan sejak Bulan Agustus hingga Oktober. Pembagian secara simbolis dilakukan Pimpinan Umum Metro Riau, Maskur di Masjid Silaturahmi, Kecamatan Payung Sekaki.
Pimpinan Perusahaan Metro Riau sekaligus Ketua Panitia HUT, Saparuddin Koto mengatakan, Alquran dan tumbler yang dibagikan ke masjid dan mushala bekerja sama dengan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. "Kita gandeng BRK Syariah yang merupakan perbankan milik Pemerintah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Mudah-mudahan Alquran yang dibagikan dapat digunakan jemaah masjid," terangnya.
Dikatakannya, memberikan tumbler dan Alquran untuk dibaca bagian dari upaya menghidupkan syiar Islam. "Masjid dan mushala langsung dikunjungi tim Metro Riau. Dibagikan kepada pengurus atau marbot masjid dan mendapat sambutan bagus," ujarnya.
Masjid dan Mushala yang dikunjungi antara lain Mushala An-Anbya Jalan Karya Indah, Masjid Darussalam Jalan Pertanian, Masjid Darussalam Jalan soekarno-Hatta, Masjid Al-Jihad Jalan Melur, Masjid Nurul Yaqin Jalan Guru, Masjid Al Muhajirin Jalan Muhajirin, Masjid Paripurna Al-Hidayah Jalan Meranti dan lainnya.
Sementara itu, Pimpinan Umum, Metro Riau, Maskur mengatakan, pembagian Alquran dan tumbler merupakan rangkaian Ulang Tahun (HUT) ke-20 Metro Riau. HUT mengambil tema 'Tingkatkan Profesionalisme Dengan Kolaborasi'.
Rangkaian HUT Metro Riau diawali dengan peluncuran buku K3, beberapa waktu lalu. Kemudian workshop jurnalistik dan kegiatan lainnya. "Kita ingin berkolaborasi sebanyak banyaknya dengan mitra, termasuk dalam pembagian Alquran dan tumbler ke masjid. Semoga kerja sama ini semakin solid dan membawa kemajuan bersama," ungkapnya.
Pengurus Masjid Paripurna Al-Hidayah, Lubis mengucapkan terima kasih kepada Harian Metro Riau dan BRK Syariah. Alquran akan digunakan sebaik-baiknya, terutama buat anak-anak MDA maupun jemaah sambil menunggu waktu salat. "Semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua. Mudah-mudahan berlangsung setiap tahun, terutama untuk daerah-daerah pinggiran Pekanbaru," tegasnya.*