|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hong San Kiong Jalan Tanjung Batu, Pekanbaru bagikan sembako untuk masyarakat sekitar, Sabtu (15/11/2025). Sembako diserahkan secara simbolis oleh King Cu TITD Hong San Kiong, Armanto dan Ketua RW 04, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Wisman K.
Andi Setiawan, mewakili TITD Hong San Kiong mengatakan, pembagian sembako untuk masyarakat sekitar merupakan rangkaian acara memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Chu Hu Tai Din (Tua Lang Kong). Kegiatan rutin dilaksanakan. Sebagai bentuk syukur dan ingin saling berbagi kepada sesama.
"Mudah-mudahan kegiatan dapat terus dilaksanakan dan memberi manfaat bagi semua. Kami mohon doanya untuk diberi kesehatan serta dimudahkan rezeki. Semoga lingkungan kita terus maju dan berkembang," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT Dewa Chu Hu Tai Din, Frankie menambahkan, hampir 200 peket sembako yang dibagikan untuk masyarakat sekitar, khususnya yang berdomisili di RW 04 yang terdiri atas RT 01, 02, 03 dan 04. Berisi berbagai kebutuhan, antara lain beras, minyak dan gula.
"Mudah-mudahan paket sembako dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita juga berharap hubungan dengan masyarakat sekitar semakin baik, bahkan lebih ditingkatkan," terangnya.
Ketua RW 04, Wisman K mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pengurus TITD Hong San Kiong yang telah menyumbangkan rezekinya untuk membantu warga. Bahkan rutin dilaksanakan. "Bantuan sangat membantu sekali. Kami berharap bisa meningkatkan tali silaturahmi dan mendoakan pengurus TITD Hong San Kiong sukses di segala bidang," ungkapnya.
Selain untuk masyarakat sekitar, sembako juga dibagikan untuk anggota Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Pekanbaru sebanyak 100 paket. Pembagian sekaligus makan siang bersama berlangsung Minggu (16/11/2025).
Sedangkan puncak perayaan (HUT) Dewa Chu Hu Tai Din berlangsung pada tanggal 20 November dengan sembahyang bersama dan tanggal 21 November dengan menghadirkan artis dari Jakarta, Esther Helen dan Tanjung Pinang, Luo Xiao Qi.*