|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Riau menggelar Jalan Sehat sekaligus aksi donasi kemanusiaan pada Car Free Day (CFD) Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Minggu (30/11/2025), untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ketua DPW PSI Riau, Kelmi Amri, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja diarahkan menjadi momentum penggalangan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
"Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar meninggalkan luka mendalam. Banyak keluarga kehilangan orang terkasih dan harus memulai hidup dari awal. Kami ingin membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.
Ribuan warga mengikuti jalan sehat yang dirangkaikan dengan penyerahan donasi secara simbolis. Suasana pagi semakin semarak dengan kehadiran puluhan pelaku UMKM yang membagikan makanan dan minuman gratis di sepanjang area CFD.
Dalam kesempatan tersebut, PSI Riau juga melepas satu truk logistik berisi sembako, pakaian layak pakai, dan kebutuhan penting lainnya untuk dikirim langsung menuju wilayah terdampak di Sumatera Barat.
Sekretaris DPW PSI Riau, Juandy Hutauruk, mengatakan bahwa aksi ini menjadi wujud solidaritas PSI dalam mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Selain bantuan material, PSI Riau juga menyiapkan program trauma healing untuk anak-anak dan perempuan yang terdampak.
“Kami berharap kehadiran PSI dapat memberi kekuatan bagi para penyintas. Mereka tidak sendirian,” ujarnya.
Kemeriahan acara semakin bertambah dengan puluhan hadiah doorprize, mulai dari sepeda, motor, hingga paket umrah sebagai hadiah utama.
Juandy menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus membuka ruang partisipasi publik dan UMKM untuk turut bergerak bersama dalam aksi kemanusiaan.
PSI Riau memastikan akan terus bersinergi dengan berbagai pihak agar seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran.
“Semoga langkah kecil ini membawa manfaat besar bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang bangkit,” tutupnya.*